Belum Jadi Dokter Sudah Berani Buka Praktik dan Pasang Tarif Selangit

Ilustrasi. (Istimewa)
Ilustrasi. (Istimewa)

DEPOKPOS – Tim Buser Polres Palangka Raya menangkap Ay (23), Kamis (6/10) lalu. Ay yang merupakan mahasiswi fakultas kedokteran di sebuah universitas di Jakarta.ditangkap karena membuka praktik ilegal.

Kasat Reskrim AKP Erwin Situmorang mengatakan, Ay membuka praktik pemasangan kawat gigi meski status belum menjadi dokter. Mahasiswi cantik itu memasarkan dan menawarkan jasa melalui internet. Satu kali pemasangan seharga Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta.

”Pelaku mahasiswi, jurusan kedokteran umum. Dia berpraktik sejak Desember tahun lalu,” kata Erwin seprti dilansir Radar Palangka.

BACA JUGA:  Dirut Perhutani dan BNPB Tandatangani Nota Kesepahaman Tanggap Bencana

Menurut Erwin, pelaku masih menjalani pemeriksaan. ”Memang hingga kini belum ada laporan dari pasien. Tetapi tetap berdasarkan aturan pelaku melanggar dan bisa dikenakan sanksi pidana,” tegasnya.

Erwin menuturkan, pelaku dikenakan Pasal 78 Undang-Undang RI Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran. Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak Rp 150 juta.

BACA JUGA:  Beri Kontribusi hingga USD 53 Juta, Kemenperin Pacu IKM Tenun dan Batik

Terungkapnya praktik itu, ungkap Erwin, berawal saat tim reskrim melakukan penyelidikan. Tim kemudian mengontak pelaku dan mereka berjanji bertemu memasang kawat gigi. Saat pelaku akan beraksi, aparat langsung menggerebeknya.

”Pelaku tidak ada izin dan bukan dokter gigi. Dia mahasiswi kedokteran. Ingat dokter pun harus ada izin dari Dinas Kesehatan dan IDI. Ini diperparah lagi disiplin ilmunya bukan dokter gigi,” ujar perwira Polri ini.

Komentar

Berita lainnya