UKM Depok Wajib Miliki Nomor Izin PIRT

Ilustrasi. (istimewa)
Ilustrasi. (istimewa)

DEPOK – Seluruh pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Depok harus memiliki Nomor Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).

Hal tersebut ditegaskan Kepala Seksi Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Dinkes Kota Depok, dr. Mutmainah Indriyati yang mengatakan bahwa hal ini sebagai bukti bahwa makanan yang diproduksi dan dipasarkan sudah lulus uji dan baik untuk di konsumsi.

“Sertifikasi ini wajib dipenuhi para pelaku usaha yang bergerak pada kuliner, sehingga memiliki keamanan yang terjamin,” tuturnya seperti dilansir situs resmi Pemkot Depok, Kamis (29/9/2016).

BACA JUGA:  Kelompok UMKM Sukmajaya Rilis Lima Gerai Sukmafood

Tujuan lain dari adanya nomor izin PIRT yaitu sebagai upaya dalam meningkatkan jaminan kualitas produk Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), serta untuk meningkatkan pengawasan produk pangan olahan IRTP. Selain itu, juga untuk menjamin keamanan pangan bagi makanan olahan kemasan produksi rumah tangga.

Sertifikat PIRT sendiri dipergunakan bagi makanan atau minuman olahan kemasan yang memiliki daya tahan atau keawetan di atas tujuh hari. Tentunya yang pengolahannya di level industri rumah tangga.

BACA JUGA:  Kelompok UMKM Sukmajaya Rilis Lima Gerai Sukmafood

Dalam hal ini, UKM yang ingin memiliki nomor izin PIRT harus memiliki sertifikat Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP). Pasalnya, saat penyuluhan tersebut akan diberikan informasi mengenai pangan yang aman untuk dipasarkan kepada masyarakat luas.

Terakhir, wanita yang pernah menjabat sebagai Kepala UPT Puskesmas Cipayung ini berharap seluruh UKM yang ada di Kota Depok dapat mengurus sertifikat dan mendapatkan nomor PIRT terlebih dahulu sebelum memasarkannya. Supaya makanan yang dihasilkan tersebut lebih legal dan aman untuk dikonsumsi masyakarat di Kota Depok.

BACA JUGA:  Kelompok UMKM Sukmajaya Rilis Lima Gerai Sukmafood

“Jaga keamanan pada makanan sebelum menjualnya kepada masyarakat agar tidak terjadi hal buruk usai mengonsumsinya,” tutupnya.

Comments

comments

Komentar

News Feed