IFFPIE dan WHA Gelar Malam Puncak Penghargaan “Environment For Peace and Humanity”

Para sineas dari Mancanegara dan Raja-raja di Nusantara hadir di malam Puncak Penghargaan usai konpers foto bersama di Auditorium Manggala Wanabhakti. Senin (19/9/2016) (Foto: Karmila/Depokpos)
Para sineas dari Mancanegara dan Raja-raja di Nusantara hadir di malam Puncak Penghargaan usai konpers foto bersama di Auditorium Manggala Wanabhakti. Senin (19/9/2016) (Foto: Karmila/Depokpos)

Dalam merayakan hari Perdamaian Sedunia, dan Hari Kemanusiaan Sedunia IFFPIE (International Film Festival for Peace, Inspiration and Equality) dan WHA (World Humanitarian Awards) menggelar Malam Puncak Penghargaan dengan mengusung tema: “Environment For Peace and Humanity” bertempat di Auditorium Manggala Wanabhakti KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) pada Senin (19/9/2016) Jakarta.

IFFPIE dan WHA merupakan festival-festival berskala internasional yang film-filmnya berfokus kepada tema Perdamaian, inspiratif, kesetaraan, dan kemanusiaan yang pusatnya di Jakarta. Pada tahun ini, festival-festival ini telah menerima 825 film dari seluruh dunia untuk diperlombakan. Pada malam itu juga diluncurkan gerakan sosial WEM (World Environment Movement) yang bertujuan membangun awareness masyarakat dunia akan pentingnya lingkungan hidup.

ara Sineas berfoto bersama (foto: Karmila)
ara Sineas berfoto bersama (foto: Karmila)

Sineas-sineas yang hadir di acara malam puncak penghargaan itu antara lain: Tony Gonzales (AS), Oxana Chi (Jerman), Rima Irani (Lebanon), Shinya Watanabe (Jepang), Carlos (Portugal), Andres Garrigo (Spanyol), PAL Brekke (Norwegia), Torres Osorio (Chile), dll. Selain itu dihadiri oleh Menteri-menteri kabinet seperti MLKH Siti Nurbaya Bakar, Dubes negara sahabat, Raja-raja di Nusantara, artis Ayu Azhari, Ully Sigar Rusady dan para penggiat Lingkungan Hidup.

BACA JUGA:  17 Hari Tayang Film "Orang Kaya Baru" Menuju 1 Juta Penonton

Novrizal T, selaku biro Humas KLHK berharap agar sineas-sineas Indonesia memberikan inspirasi sehingga film-film yang memberikan perubahan peradaban terhadap lingkungan bisa dimunculkan. Kuncinya yaitu dunia kreatifitas, dunia sineas film ini bisa memberikan perilaku yang besar kepada manusia atau lifestyle manusia. “Saya ingin sampaikan bahwa dunia film ini sangat besar pengaruhnya terhadap perubahan perilaku manusia terhadap lifestyle masyarakat,” ungkap Novrizal.

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2019, Komunitas Ciliwung Depok Kembali "Bebenah Ciliwung"

Tahun ini IFFPIE telah memilih film Forgiveness asal Lebanon sebagai pemenang. Film yang disutradarai Rima Irani ini bercerita tentang seorang wanita muda yang pergi ke Psikiater untuk menyembuhkan luka batinnya. Film berdurasi pendek ini menang karena sebuah film eksperimental yang menggabungkan seni lukis yang mana setiap adegan menjadikan representasi pikiran sang wanita. (Karmila/Depokpos)

BACA JUGA:  10 Years Challenge Pengelolaan Sampah

Comments

comments

Komentar

News Feed