Tersangka Pengoplos Gas Elpiji Dituntut 2 Tahun Penjara

Ilustrasi elpiji 3 kilogram. (istimewa)
Ilustrasi elpiji 3 kilogram. (istimewa)

DEPOK – Dua terdakwa kasus pengoplosan gas elpiji ukuran 3kg ke ukuran 12kg di sekitar Perumahan Taman Tiga Putra, Maruyung, Limo, Kota Depok dituntut hukuman selama 2 tahun penjara karena terbukti bersalah telah melakukan tindak pidana memproduksi dan memperdagangkan gas elpiji atau bahan bakar minyak tanpa izin.

Jaksa Penuntut Umum, Lira Apriyanti, mengatakan bahwa terdakwa, I Husni Kamil Bin Mansyur(45) dan rekannya Ade Supriadi(48), mengoplos gas elpiji untuk keuntungan pribadi dan sangat membahayakan orang lain.

Lebih lanjut, Lira mengatakan bahwa selain mendapat tuntutan selama 2 tahun penjara, mereka pun didenda sebesar Rp 30 juta subsidair dua bulan kurungan penjara. Kemudian, seluruh barang bukti seperti 14 tabung gas kosong ukuran 3 kg, 8 tabung gas isi ukuran 3 kg, 2 tabung gas isi ukuran 50 kg, 3 tabung gas kosong ukuran 50 kg, dua buah selang regulator kepala ganda, 14 tutup tabung gas 3 kg warna orange dan satu buah tang dirampas untuk dimusnahkan.

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2019, Komunitas Ciliwung Depok Kembali "Bebenah Ciliwung"

“Untuk satu unit kendaraan jenis bak terbuka merk Suzuki warna hitam B 6540 ZUA, milik saksi Rohimi dikembalikan,” pungkasnya.

Rencananya, sidang akan dilanjutkan minggu depan untuk mendengar pembelaan terdakwa. (Mitha Try/Depokpos)

Comments

comments

Komentar

News Feed