Jembatan Panus Rusak, Warga Desak Pemkot Agar Segera Memperbaiki

DEPOK – Warga mendesak Pemerintah Kota untuk segera memperbaiki badan jembatan Panus, yang rawan longsor. Jembatan kuno yang berada di Jalan Tole Iskandar ini dibangun sejak zaman Belanda, dan kini kondisinya sudah memprihatinkan sehingga harus segera diperbaiki.

Salah satu warga mengaku bahwa permintaan dan usulan perbaikan tembok jembatan mau pun badan jalan yang retak tersebut sudah lama disampaikan, tetapi belum ada realisasi sama sekali sampai saat ini.

Kondisi beton pembatas jembatan yang dibangun sekitar 3 meter ini telah roboh beberapa bulan lalu dan bagian pinggir jalan dekat tembok pembatas pun telah retak. Menurut warga, pembatas jembatan yang roboh dan keretakan badan jalan sudah dilaporkan ke kelurahan dan kecamatan setempat.

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

Akibat dari robohnya pembatas jembatan dan retaknya badan jalan dikhawatirkan dapat membahayakan para pengendara sepeda motor dari arah Jalan Raya Tole Iskandar menuju posko piket banjir Kali Ciliwung atau perumahan Villa Novo.yang melintasi jalur tersebut.

Warga pun menuturkan bahwa mereka terpaksa membuat pagar seadanya dengan kain spanduk yang diikat pada bambu untuk mengantisipasi para pengguna jalan yang beresiko masuk ke dalam kali yang mencapai ketinggian 20 meter dari atas jembatan. Ditambah lagi, di lokasi tersebut apabila malam hari sangat gelap. Sebab, tidak adanya lampu penerangan.

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2019, Komunitas Ciliwung Depok Kembali "Bebenah Ciliwung"

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna, menanggapi keluhan atas kerusakan tembok pembatas jembatan Panus Depok, mengatakan bahwa sebaiknya jembatan tersebut secepatnya diperbaiki dan masalah itu harus ditangani Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDS) Kota Depok baik perbaikan tembok yang roboh maupun badan jalan yang retak.

“Tak hanya memperbaiki tembok pembatas jembatan dan badan jalan yang retak saja tapi juga harus menambah tiang penyangga di lokasi itu agar tak longsor atau ambrol kembali,” pungkasnya. (Mitha Try/Depokpos)

BACA JUGA:  RSUI Dirancang Tahan Gempa Hingga 9,0 SR

Comments

comments

Komentar

News Feed