Berayahkan Warga Perancis, Siswi Asal Depok Terancam Gagal Jadi Anggota Paskibraka

Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat. (Foto Andreas Lukas Altobeli/KOMPAS)
Gloria Natapradja Hamel, calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Jawa Barat. (Foto Andreas Lukas Altobeli/KOMPAS)

DEPOKPOS – Gloria Natapradja Hamel, calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) perwakilan Depok, Jawa Barat, terancam tak bisa mengikuti prosesi upacara 17 Agustus 2016 di Istana Negara, Jakarta.

Keikutsertaan Gloria dalam Paskibraka dipermasalahkan karena ayah yang bersangkutan adalah warga negara Perancis. Meski Gloria sendiri lahir dan bear di Depok.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi membenarkan hal tersebut.

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

“Status warga negaranya masih diminta keterangan oleh Menkumham. Yang bersangkutan belum 18 tahun dan sejak kecil tinggal dan sekolah di Depok. Tinggal soal ayah WN Perancis,” kata Imam kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (15/8/2016).

Selain menunggu proses di Kemenkumham, Imam menambahkan, pihaknya juga harus berkoordinasi dengan Garnisun dan TNI yang juga bertanggung jawab terhadap Paskibraka.

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2019, Komunitas Ciliwung Depok Kembali "Bebenah Ciliwung"

Imam meminta Gloria bersabar karena untuk sementara tak bisa ikut serta dalam proses Paskibraka. Gloria, misalnya, tidak akan ikut dalam pengukuhan pasukan Paskibraka di Istana pada Senin siang. “Sementara demi kehati-hatian, Gloria tidak ikut dulu dalam acara pengukuhan,” kata dia.

Namun, Menpora tetap berjanji mengupayakan agar Gloria bisa mengikuti upacara di Istana pada 17 Agustus. Kepastian bisa ikut atau tidaknya Gloria dalam Paskibraka akan keluar sebelum peringatan hari kemerdekaan.

BACA JUGA:  Kelompok UMKM Sukmajaya Rilis Lima Gerai Sukmafood

Comments

comments

Komentar

News Feed