SKTT Diwajibkan Bagi Pendatang Baru di Depok

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

DEPOK – Seusai arus balik mudik Hari Raya Idul Fitri, biasanya Kota Depok akan kedatangan warga pendatang dari luar daerah yang akan mengadu nasib atau menetap di sini.

Untuk itu, Zainah selaku Kepala Bidang Kependudukan Disdukcapil Kota Depok meminta agar warga pendatang untuk segera mengurus pembuatan Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) begitu tiba di Kota Depok. Kepemilikan SKTT diperlukan sebagai data diri sementara saat mereka menetap di Kota Belimbing ini.

“SKTT ini hanya berlaku selama 6 bulan, jika lewat masa berlakunya maka harus diperpanjang,” kata Zainah, Selasa (12/7).

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Menurut Zainah warga pendatang dapat mengurus SKTT di kelurahan setempat di wilayah mereka menetap, setelah sebelumnya melapor ke RT dan RW setempat.

Zainah mengatakan bahwa pihaknya tidak berhak untuk melarang warga luar Depok untuk tinggal di Depok, karena e-KTP berlaku nasional. Hanya saja Pemkot Depok memiliki aturan untuk warga non permanen ini, yaitu harus melapor dan memiliki SKTT.

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

Lebih lanjut Zainah menjelaskan bahwa kepemilikan SKTT ini selain untuk identitas pendatang, juga diperlukan sebagai bagian antisipasi akan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya penyalahgunaan kontrakan atau apartemen di Depok. Selain itu, untuk memantau warga pendatang demi ketertiban dan keamanan.

“Selain itu, dengan SKTT ini bisa diketahui domisilinya. Jadi misalkan mereka mengalami kecelakaan atau hal yang lebih buruk terjadi, dengan SKTT ini dapat diketahui di mana mereka berdomisili di Depok. Tidak mungkin menggunakan alamat yang tertera di KTP mereka, kalau mereka tinggal di kota yang jauh dari Depok,” jelas Zainah.

BACA JUGA:  Peserta JKN-KIS Penderita Katastropik Kini Bisa Berobat ke Puskesmas

Kepada pejabat di kecamatan dan kelurahan, Zainah meminta mereka untuk terus memantau warga pendatang yang menetap di wilayah mereka.

“Sehingga mereka bisa mengimbau langsung untuk pendatang agar segera membuat SKTT atau jika memang ingin menetap selamanya di Depok, maka harus mengurus perpindahan dan KTP-nya,” tegas Zainah. (Claudia/depokpos)

Comments

comments

Komentar

News Feed