YPP Gelar Seminar Pengembangan Remaja Mesjid Bersama Walikota Depok

Walikota Depok bersama dengan sebagian peserta berfoto bersama
Walikota Depok bersama dengan sebagian peserta berfoto bersama

DEPOK – Yayasan Pemuda Peradaban (YPP) yang didukung oleh Pemerintah Kecamatan Cinere, Majelis Ulama Cinere dan Zakat Sukses Kota depok telah menyelenggaran kegiatan “Training Remaja Mesjid se-Kecamatan Cinere: Muslim Powerful jilid II” pada hari ahad tanggal 19 Juni 2016. Acara yang diselenggarakan di Mesjid Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) An-Nur Cinere merupakan kegiatan tahunan dari YPP sebagai bentuk program pembinaan kepada pemuda sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta yakni remaja mesjid se-Kecamatan Cinere mengisi ramadhan dalam kegiatan yang positif.

Acara training remaja mesjid ini berkesempatan dibuka langsung oleh Ibu drg. Asloe’ah Madjri, MKKK selaku Camat Cinere. Beliau menyampaikan apresiasi positif terhadap agenda yang dilaksanakan oleh YPP ini dan mendukung acara semacam ini terus dilanjutkan dimasa yang akan datang.

Pertama kali diadakan di tahun 2015 yang juga tepat dalam bulan ramadhan, acara jilid II tahun ini memperoleh animo yang lebih besar karena dihadiri langsung oleh Bapak Walikota Depok KH. M. Idris Abdul Shomad. Dalam kegiatan tersebut beliau juga sekaligus menyampaikan materi pertama dengan membawakan tema menjadi pemuda muslim. “Seorang pemuda muslim ideal harus memiliki minimal tiga karakter, yakni Komitmen terhadap agama, berpartisipasi aktif dalam kebaikan yakni menjadi seorang pemuda sekaligus da’i, terakhir yakni berkontribusi ” salah satu kutipan yang disampaikan oleh beliau. Penyampaian materi yang begitu bersemangat juga membuat peserta nampak antusias memperhatikan.

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Pembicara sesi kedua diisi oleh Bapak KH. Toha Ghofar, MA. yang juga sekaligus merupakan Ketua MUI Kecamatan Cinere. Diantara pesan yang diceritakan oleh beliau adalah tentang kisah Ashabul kahfi yakni model pemuda yang teguh dan komitmen memegang prinsip beragama. Para peserta diajak untuk mengambil hikmah dari kisah tersebut ditengah banyaknya tantangan zaman bagi para pemuda hari ini.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

Kegiatan yang dihadiri seratusan peserta yang merupakan pemuda-pemudi remaja mesjid dari berbagai mesjid se-Kecematan Cinere, juga mendapatkan suplemen mengenai Bahaya Narkoba dan HIV-AIDS. Tema tersebut disampaikan langsung Dinas Kesehatan Kota Depok oleh dr. Tri Wahyuningsih. Materi yang dipresentasikan diantaranya pengenalan bentuk dan macam obat terlarang, bahaya efek negatif penggunaannya, tentang HIV-AIDS yakni penyebab dan penyebarannya serta bagaimana menghindarinya. Peserta ditekankan untuk berhati-hati dalam pergaulan yang bisa menjerumuskan kepada hal negatif tersebut.

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

Adapun sesi materi terakhir disampaikan oleh Ust. Fathurrahman mengenai “Pentingnya pembinaan Islam”. Bahwa untuk melahirkan generasi yang baik dimasa depan maka diperlukan pembinaan sejak dini, bertahap dan terus-menerus. Hal itu juga diharapkan berlaku bagi para peserta yang notabene adalah “duta mesjid” yang merupakan salah satu modal yang baik.

Acara training remaja muslim ini ditutup dengan buka puasa bersama dan dengan kegiatan dinamika kelompok sesama peserta didampingi para mentor dari yayasan pemuda peradaban dengan tujuan untuk mengakrabkan sesama peserta.

Comments

comments

Komentar

News Feed