Ini Persiapan Telkomsel Jelang Lebaran

telkomsel.jpg

DEPOKPOS – Perusahaan operator telekomunikasi seluler Telkomsel sudah melakukan persiapan jelang Lebaran untuk memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan baik.

“Terkait Ramadhan dan Idul Fitri ini persiapan yang kami lakukan hampir 100 persen,” kata General Manager ICT Operation Telkomsel Region Jawa Tengah-DIY Iswandi di Semarang, Selasa.

Salah satu persiapan yang dilakukan adalah menambah kualitas jaringan sehingga diharapkan tidak ada jaringan yang terputus.

Pada Lebaran kali ini, pihaknya menambah jumlah compact mobile base station (combat). Jika sebelumnya ada 17 unit, untuk menghadapi Lebaran kali ini ditambah menjadi 27 unit.

BACA JUGA:  Pradi Ajak Semua Pihak Edukasi Masyarakat Bahaya Hoaks

Menurut dia, persiapan dilakukan untuk menghadapi penambahan jumlah pelanggan Telkomsel saat Lebaran mendatang. Sesuai dengan data tahun lalu, penambahan jumlah pelanggan saat Lebaran yang masuk ke Jawa Tengah mencapai 2,7 juta pelanggan.

Diprediksi, pada tahun ini jumlah pelanggan tambahan yang masuk ke Jawa Tengah saat Lebaran lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Iswandi mengatakan, kemungkinan ada penambahan hingga 3,1-3,5 juta pelanggan.

BACA JUGA:  Telkomsel Umumkan Pemenang Dunia Games League dan Dunia Games Campus League

“Memang setiap tahun jumlah pelanggan yang masuk ke Jawa Tengah saat Lebaran terus meningkat,” katanya.

Untuk diketahui, total market share Telkomsel di Jawa Tengah-DIY saat ini mencapai 14 juta pelanggan.

Iswandi mengatakan, tren yang terjadi di Jawa Tengah dan DIY berbeda dibandingkan daerah-daerah yang lain. Menurut dia, saat Lebaran akan terjadi lonjakan trafik baik SMS, voice, maupun data lebih dari 50 persen.

Sementara itu, pada persiapan Lebaran kali ini pihaknya akan lebih memonitor ke tiga titik yaitu point of interest, jalur mudik, dan kantong mudik.

BACA JUGA:  Muslim Lifestyle Festival 2019 dan Islamic Tourism Expo 2019 Akan Digelar di Jakarta

Untuk point of interest yaitu pusat-pusat keramaian di antaranya alun-alun, masjid, tempat wisata. Sedangkan jalur mudik mulai dari jalan besar, tol, hingga jalur alternatif.

Untuk kantong mudik adalah daerah-daerah yang banyak didatangi oleh para pemudik. Iswandi mengatakan, hampir seluruh daerah di Jawa Tengah penuh dengan pemudik.

Meski demikian, untuk daerah-daerah yang paling banyak didatangi pemudik di antaranya Cilacap, Kebumen, Wonogiri, dan Grobogan.

Komentar

Berita lainnya