Geng Motor Depok Bikin Ulah, Warga Ditusuk dan Belasan Motor Dirusak

Ilustrasi. (ist)
Ilustrasi. (ist)

DEPOK – Aksi penyerangan brutal geng motor terjadi di kawasan Grand Depok City, Sukmajaya, Depok, sekitar pukul 02:00 WIB, Minggu dini hari. Para pelaku menyerang sejumlah korbannya yang saat itu baru saja menggalang dana kemanusiaan.

Tak hanya menyerang dengan senjata tajam dan kayu, salah satu pelaku disebut korban sempat menodongkan pistol, tapi belum sempat meletus. Selain menyebabkan beberapa orang terluka dan diantaranya ditusuk menggunakan senjata tajam di bagian punggung. Selain itu sebanyak 15 unit motor Suzuki Satria FU ikut serta dirusak pelaku.

Tak butuh waktu lama, hanya dalam tempo 2 jam, anggota Polresta Depok berhasil menangkap geng motor pelaku penyerangan brutal tersebut.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

“Para pelaku ini berhasil kami amankan dua jam setelah kejadian di kawasan Cibinong, Bogor. Itu karena salah satu korban ada yang mengenali pakaian pelaku,” kata Kapolresta Depok, AKBP Harry Kurniawan, Minggu siang (19/6).

Lebih lanjut Harry mengatakan berdasarkan keterangan saksi melihat para pelaku penyerangan anak motor di wilayah Jalan Boulevard. Perumahan Grand Depok City (GDC), Sukmajaya, di antaranya seorang wanita pelakunya berhasil ditangkap di kawasan Cibinong.

BACA JUGA:  RSUI Dirancang Tahan Gempa Hingga 9,0 SR

Para pelaku yang diamankan tersebut yaitu MIN, 21, AS,19, F,18, AZ,17, IS,20, AF, 19, FN,17, dan seorang wanita RSH, 17, rata-rata pelaku merupakan warga Cibinong Kabupaten Bogor.

“Motif sementara yang berhasil kita dalami adalah pemicu penyerangan anak-anak motor di Depok dilandasi persoalan teman wanitanya saat sedang main ke Depok, diganggu oleh anak-anak komunitas motor lokal,” ujarnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Terkait kasus ini, Kapolres pun mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan tetap waspada terhadap aksi kriminalitas.

“Kalau bisa hindari nongkrong sampai larut malam,” pungkasnya.

Comments

comments

Komentar

News Feed