Ikan Lele Masih jadi Komoditas Primadona

Kios Lele Bang Jaly.
Kios Lele Bang Jaly.

DEPOK – Tidak dapat dipungkiri, ikan lele dianggap sebagai komoditas primadona bagi kalangan pembudidaya. Pasalnya, hanya dengan membutuhkaan tempo 2,5 – 3 bulan, ikan air tawar ini mampu mendatangkan profit bagi pembudidayanya.

Itulah yang dilakukan Kang Jaly, seorang penjual ikan di daerah Pasar Musi, Kelurahan Abadi Jaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Jawa Barat. Dia juga seorang peternak di kawasan Sawangan, Depok. Namun, pendapatan utama sekaligus minat pembeli terletak pada bisnis ikan lele.

“Awalnya itu saya ikut teman buat ternak lele, lalu agak lama saya perhatikan kok ikan ini bisa mendatangkan profit yang bagus buat yang nernak,” kata Kang Jaly beberapa hari yang lalu.

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2019, Komunitas Ciliwung Depok Kembali "Bebenah Ciliwung"

Selain itu, mudahnya dibudidayakan juga menjadi alasan Kang Jaly untuk memilih ikan lele sebagai usaha ternaknya. Sebab, hanya dengan rutin memberi makan 3 kali sehari serta rutin mengganti air minimal 1 kali seminggu dalam waktu 2,5 – 3 bulan panen besar sudah bisa dinikmati.

Namun, sifat ikan lele yang kanibalisme, upaya membudidayakannya juga membutuhkan perhatian ekstra. “Kita harus rajin memilah-milah mana yang berukuran besar, sedang, dan kecil karena lele itu termasuk jenis hewan kanibal. Jika tidak dipilah maka yang besar akan memangsa yang kecil,” terangnya.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

Omset yang didapatkan Kang Jaly juga besar. Saat hari libur atau libur hari raya, peningkatan pembeli bisa melonjak hingga 100%. “Ikan lele ini kan cepat panennya, selain itu makanannya juga tidak susah. Peluang untungnya beternak lele sangat besar, walaupun kita sebagai peternak pemula harus banyak belajar,” ujarnya.

Bian Beam Junaidi

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

Comments

comments

Komentar

News Feed