Ailurophobia: Phobia Terhadap Kucing

Manusia memang memiliki rasa takut. karena Tuhan menciptakan rasa takut untuk melindungi diri dari hal yang mengancam, misalnya binatang buas. Namun, jika yang ditakuti tidak membahayakan itulah yang disebut fobia/phobia.
Menurut dr Yunias Setiawati SpKJ (K), arti phobia/fobia adalah ketakutan irasional akan sesuatu atau suatu peristiwa. Gejala fobia/phobia adalah timbul rasa takut pada objek tertentu.

Mungkin sebagian orang sangat menyukai kucing bahkan menjadikannya binatang peliharaan. Walaupun kucing binatang yang sangat lucu dan menggemaskan namun pada kenyataannya ada beberapa orang yang takut dengan kucing. Rasa takut yang benar-benar takut dan tanpa ada alasan yang jelas, bahkan ada pula yang takut hingga histeris, berteriak, nangis, panik dan stress.

Orang yang memiliki penyakit phobia terhadap kucing dalam istilah kedokteran disebut dengan Ailurophobia. Bagi penderita ailurophobia, kucing benar-benar membuat mereka takut. Bagi yang tidak mengalami fobia kucing menilai bahwa ketakutan yang penderita alami tidak wajar. Namun setiap orang memiliki rasa takut terhadap sesuatu termasuk kucing, merupakan hal yang wajar dan emosi yang normal.

Penderita ailurophobia memiliki penyimpangan pemikiran bahwa kucing memberikan ancaman. Penyimpangan pemikiran ini muncul setelah mengalami kejadian yang terkait dengan kucing yang mereka maknakan sebagai situasi yang mengancam atau tidak menyenangkan bagi mereka.

Orang yang mengalami phobia kucing, cenderung merasa kaku jika kucing ada di dekat mereka dan sangat fokus memperhatikan setiap gerakan yang dilakukan oleh binatang ini, meskipun kucing tersebut hanya berjalan, duduk santai dan diam. namun bagi mereka yang takut akan kucing, perasaannya menjadi tidak aman, ingin secepatnya menghindar dari kucing, dan keadaan ini bukanlah situasi yang santai, kepanikan akan segera datang menyerang pikiran mereka.

Saya pun mengalami hal tersebut. Memiliki ketakutan yang berlebihan terhadap kucing. Apalagi pada saat makan dikantin atau ditempat terbuka lainnya selalu ada kucing yang menghampiri. Perasaan menjadi tidak tenang, resah dan segera ingin cepat pergi dari tempat itu. Pernah juga saya makan di atas meja untuk menghindari kucing yang berada didekat saya.

Walaupun banyak yang bilang kucing itu sahabat manusia dan hewan yang sangat lucu tapi bagi saya tetap saja binatang yang bersuara miaw atau meow itu sangat menakutkan. Banyak kejadian konyol dan memalukan yang saya alami karena ketidakmampuan saya mengatasi rasa takut ini.

Kebanyakan para penderita ailurophobia menghilangkan phobianya dengan melakukan terapi oleh ahli kesehatan psikis. Konsultasi dan penanaman sugesti baru terhadap kucing yang mereka takuti ,itu merupakan cara cukup ampuh untuk mengatasi masalah ini.

Saya yakin semua penderita phobia ingin sembuh. Hanya saja memang tidak memiliki kepercayaan diri untuk dapat sepenuhnya lepas dari phobia. Dukungan dan pemberian sugesti baik akan sangat bermanfaat . Dan untuk semua penderita phobia, jangan putus asa. Pelan-pelan kita pasti bisa mengatasi rasa takut ini.

Naka nisa sabila

Comments

comments

Komentar

News Feed