YLKI: Hentikan Lomba Makan Dengan Alasan Apapun!

Ketua YLKI, Tulus Abadi. (istimewa)
Ketua pengurus harian YLKI, Tulus Abadi. (istimewa)

JAKARTA – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) merasa geram atas insiden yang menewaskan Fredy Jayadi (45) akibat tersedak ayam goreng pada lomba makan berhadiah 5M yang digelar KFC.

Ketua YLKI Tulus Abadi mengatakan bahwa KFC bertanggungjawab baik secara pidana dan perdata terkait tewasnya Fredy. Pasalnya perusahaan makanan siap saji tersebut diduga melanggar UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, bahwa konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan dan keselamatan saat menggunakan barang atau jasa.

Lebih lanjut, Tulus mengatakan bahwa lomba makan merupakan tindakan yang tidak etis secara sosial, dan tidak sesuai etika ketimuran bahkan tindakan yang tidak agamis, disaat masih sangat banyak orang atau masyarakat yang kekurangan gizi dan kelaparan.

BACA JUGA:  Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Halmahera Barat

“Lomba makan jelas tindakan yang sangat membahayakan dari sisi kesehatan sehingga bisa mengancam keselamatan jiwa konsumen saat makan.,” kata Tulus lewat siaran pers yang diterima wartawan, Sabtu (12/3).

Selain itu, Tulus meminta agar pihak KFC menghentikan kegiatan yang berhubungan dengan perlombaan. Pasalnya ihwal tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan korban lain.

“Lomba makan tidak lebih hanya tindakan promosi oleh KFC untuk mengenalkan produknya pada anak-anak. Hentikan lomba makan dengan alasan apapun,” pungkasnya.

BACA JUGA:  6 Jenis Depresi yang Tak Disadari dan Gejalanya

Seperti diketahui, dalam acara perlombaan makan 5 menit dengan hadiah 5 M, Fredy Jayadi dinyatakan tewas di KFC Taman Semanan RT15/11, Duri Kosambi, Cengkareng Jakarta Barat, Jumat (11/3) malam. Pria berumur 45 tahun tersebut diduga merenggang nyawa lantaran tersedak ayam yang tersangkut di tenggorokannya. (san)

Comments

comments

Komentar

News Feed