Walikota Usulkan Seni Budaya Betawi Khas Depok Masuk Kurikulum Sekolah

1545582_1764716447094407_227666577065701676_n

DEPOK – Lebih dari 35 persen penduduk Kota Depok merupakan etnis betawi. Hal ini menunjukkan bahwa seni dan budaya betawi sangat terkait erat dengan Kota Depok dan diharapkan terus berkembang.

Atas dasar itulah, Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad berjanji akan memfasilitasi serta memberikan perhatian penuh untuk berkembangnya seni budaya betawi khas Depok.

BACA JUGA:  Peserta JKN-KIS Penderita Katastropik Kini Bisa Berobat ke Puskesmas

Lebih jauh, Idris mengatakan akan mengusulkan ke Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan agar seni budaya betawi khas Depok ini dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Kota Depok.

“Jadi tidak menutup kemungkinan seni budaya ini akan dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Depok. Kami akan usulkan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dimasukkan ke dalam kurikulum,” kata Idris dalam acara Syukuran Akbar Pendekar Kota Depok dan Deklarasi Lembaga Usaha Melestarikan Seni dan Budaya Kota Depok (Lumbuk) di Halaman Balai Kota, Depok, Minggu (13/3).

BACA JUGA:  "Empat untuk Tempat Bernama Indonesia" Saat 4 Penyair Bercerita Lewat Puisi

Menurut Idris sudah kewajiban pemerintah Kota Depok memfasilitasi agar seni dan budaya di Kota Depok semakin maju dan meningkat. “Serta mampu memberdayakan pelaku seni dan budaya,” kata Idris.

Ia mengatakan Kota Depok sebagai kota urban tidaklah salah kalau para pelaku seni dan budaya bisa menciptakan seni budaya kreatif.

“Ciptakan budaya akulturasi yaitu seni budaya asli lokal dicampur budaya lain,” katanya dihadapan perwakilan dari 77 perguruan silat di Kota Depok yang hadir dalam acara syukuran ini. (fa)

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

Comments

comments

Komentar

News Feed