Polsek Beji Razia Warnet, 35 ABG Terjaring

Petugas tengah mendata saat razia warnet. (foto: angga/poskota)
Petugas dari Polsek Beji tengah mendata saat razia warnet. (foto: angga/poskota)

DEPOK – Sebanyak 35 remaja terjaring dalam razia warnet yang masih buka hingga dini hari di kawasan Beji.

Kapolsek Beji Kompol Ni Gusti Ayu Supiati mengatakan ada tiga titik lokasi warnet yang buka 24 jam di Jalan Komodo dan Jalan Ridwan Rais.

“Kegiatan ini adalah salah satu antisipasi kerawanan pencurian kendaraan bermotor seperti motor yang kerap terjadi di warnet. Selain itu juga ada hal-hal berbau pornografi dalam warnet seperti menonton film porno online,”ujarnya kepada wartawan.

BACA JUGA:  Disdagin Depok Tingkatkan Pengawasan Tempat Usaha Tak Berizin

Kompol Ni Gusti Ayu Supiati menambahkan bahwa maraknya kasus pelecehan seksual yang terjadi kepada anak-anak, salah satunya adalah kurang pengawasan kalangan orangtua kepada anak hingga larut malam masih berada di warnet.

“Bagi orang yang bisa menyikapi dengan baik warnet sangat berguna jika diperuntukkan yang bermanfaat. Namun warnet ada juga dimanfaatkan bagi pelanggannya untuk nonton yang tidak benar seperti film porno yang dapat merusak generasi muda,”ujarnya.

BACA JUGA:  Peserta JKN-KIS Penderita Katastropik Kini Bisa Berobat ke Puskesmas

Usai razia, dilanjutkan dengan operasi cipta kondisi di Kawasan Tanah Baru, Minggu (27/3) dini hari.

Comments

comments

Komentar

News Feed