Polisi Nyambi Jadi Bandar Narkoba Ditangkap Saat Dinas

Narkotika jenis sabu. (istimewa)
Narkotika jenis sabu. (istimewa)

BOJONG GEDE – Bripka MI, oknum polisi yang betugas di Polsek Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Bogor dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor, Sabtu (19/03) malam. MI ditangkap karena diduga nyambi sebagai penjual narkoba.

Kapolres Bogor AKBP Suyudi Ario Seto menjelaskan, Bripka MI bertugas di unit Patroli Polsek Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Terungkapnya kasus narkoba itu berawal dari adanya laporan warga yang mencurigai aktivitas Bripka MI di rumahnya di Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

BACA JUGA:  Kelompok UMKM Sukmajaya Rilis Lima Gerai Sukmafood

Kecurigaan itu kemudian dilaporkan ke Kodim 0621/Kabupaten Bogor. Petugas yang mendapatkan laporan itu kemudian berkoordinasi dengan anggota Kodim 0508/Depok karena wilayah Bojonggede di bawah hukum Kodim Depok.

Anggota Kodim juga berkoordinasi dengan Satuan Narkoba Polres Bogor. “Pukul 21.00 malam, ternyata yang bersangkutan sedang piket di Polsek Leuwiliang,” kata Suyudi, Minggu (20/03/2016).

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Setelah mendapat informasi, anggota Satuan Narkoba dan BNNK Bogor, mendatangi Polsek Leuwiliang dan mengamankan Bripka MI yang saat itu sedang bertugas, sekitar pukul 22.00 WIB.

Setelah sempat dimintai keterangan, MI langsung dibawa ke kontrakannya di kawasan Leuwiliang untuk mencari barang bukti narkoba.

“Di kontrakannya, petugas menemukan empat paket Sabu plastik bening warna putih siap edar yang disembuyikan di dalam sepatu dinas. Yang bersangkutan mengakui barang itu miliknya dan akan diedarkan,” kata Suyudi.

BACA JUGA:  RSUI Dirancang Tahan Gempa Hingga 9,0 SR

Polisi kemudi‎an bergerak ke rumah Bripka MI di Desa Bojong Baru, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

“Dirumahnya disita lagi narkoba jenis sabu sebanyak 16 paket. Total yang diamankan ada 20 paket, beratnya 21,24 gram. Semuanya sudah diamankan sebgai barangbukti,” kata Suyudi.

Comments

comments

Komentar

News Feed