Mengapa Mesin Sering Mati Saat Melintas Rel Kereta? Ini Alasannya

(istimewa)
(istimewa)

DEPOK – Daihatsu Xenia dengan nomor polisi B 8253 TPN ringsek tersambar Kereta Rel Listrik (KRL) saat menerobos palang pintu perlintasan KRL di lintasan Citayam, Depok, Minggu (20/3) pagi.

Kejadian nahas tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, yakni saat pengemudi Xenia, Kasimin, warga Cipayung,  tengah melintas.

Kejadian berawal saat Kasimin dari arah dalam gang akan menuju ke Jalan Raya Citayam, tiba-tiba dari arah Jakarta ke Bogor datang KRL. Namun mobil milik Kasimin sudah berada di tengah rel tiba-tiba mati mesin saat akan melintas perlintasan kereta sehingga bagian depan mobil Kasimin tersambar dan terpental.

BACA JUGA:  RSUI Dirancang Tahan Gempa Hingga 9,0 SR

Kejadian yang menimpa kasimin ini bukan yang pertama kali terjadi. Sudah banyak sebelumnya kejadian serupa dimana mesin mobil/motor tiba-tiba mati mendadak saat melintas rel kereta api.

Banyak orang yang menghubungkan hal ini dengan hal mistis, nemun sebetulnya ada penjelasan logis kenapa kasus mesin mati saat melintas rel seringkali terjadi.

Penjelasan kenapa mesin mobil sering mati di atas perlintasan sebidang rel kereta api

Penjelasan teknis :

Dilokomotif ada boggie (roda kereta) dimana komponen utamanya adalah dinamo, di dalam dinamo ada unsur magnit yang cukup besar, jika lokomotif seri CC berarti ada 3 rangkaian boggie (6 buah dinamo besar). Hal ini berdampak pada rel yg terbuat dari baja dapat menghantarkan medan magnet sejauh 1 kilometer dari lokomotif.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

Saat kendaraan bermotor melintasi rel, biasanya menggunakan kecepatan rendah, apabila pengendara tidak memindahkan gigi mesin yang lebih rendah maka putaran mesin dinamo kendaraan bermotor dan koil yang ada dapat seketika mati akibat faktor medan magnit boggie kereta yang di hantarkan oleh rel.

Oleh karen itu petugas JPL selalu menutup pintu perlintasan sebelum kereta mendekati perlintasan (berjarak -+ 3 Km). Bila ada pengemudi tetap menerobos/melintasi rel yang berjarak kurang darr 1 kilometer akan mengakibatkan mesin dinamo dan koil mobil yang sdh lemah dapat mati.

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Bila hal ini terjadi segera keluar dari mobil anda, karena mesin mobil akan sulit di stater kembali.

Maka di sarankan jangan melintasi rel bila sudah terlihat kereta walaupun masih berjarak 1 kilometer dari perlintasan sebidang demi keselamatan anda, Ingat KA tdk bisa mengerem mendadak karena roda dan rel terbuat dari baja sehingga tidak ada friksi.

Rata rata kereta api akan berhenti sejauh 800 meter setelah di rem.

(Bagas Senoadji / PPNS Perkeretaapian)

 

Comments

comments

Komentar

News Feed