Waduh.. Bocah di Cilodong Diperkosa Kakak Ipar

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Depok – Kepolisian Resor Kota Depok menangkap TY (26), Kamis (25/2). Pelaku diduga telah melakukan perkosaan kepada S (14) siswi SMP yang tinggal di Cilodong, Depok pada Rabu kemarin.

Usut punya usut ternyata pelaku bukanlah orang jauh, melainkan masih mempunyai hubungan keluarga. Beberapa bulan belakangan ini S dipaksa melayani nafsu bejatnya TY yang diketahui merupakan kakak ipar korban.

“Pelaku diamankan di daerah Klaten, Jawa Tangah,” kata Kasat Reskrim Polres Kota Depok, Komisaris Teguh Nugroho, Kamis (25/2).

Atas tindakan tersebut, kini TY harus mendekam di balik jeruji sel Mapolresta Depok, usai korban membuat laporan kepolisian. Kepada penyidik, korban mengaku telah berkali-kali dicabuli pelaku.

“Awalnya korban sempat menolak. Tapi karena diancam, S akhirnya menurut,” kata Teguh.

Teguh menuturkan, perbuatan ini sudah dilancarkan pelaku sejak 2014. Beragam modus ia gunakan, selain tentunya pakai cara pemaksaan. Ada satu modus yang bagi pelaku sangat ampuh menaklukkan korban.

Pelaku diketahui pernah mengambil gambar korban yang sedang tanpa busana. Nah foto inilah yang kemudian dipakai pelaku menakut-nakuti korban agar mau melayaninya. Jika menolak foto itu bakal disebar.

Lebih lanjut, sambung Teguh, lama-kelamaan korban gerah juga dengan tindakan tak bermoral TY. Ia pun memberanikan diri mengadu kepada orang tuanya, selanjutnya menjadi awal pelaporan polisi.

Pelaku akan dikenakan pasal persetubuhan terhadap anak dibawah umur, yang tertuang dalam pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancamannya penjara selama 15 tahun. Pelaku masih dalam proses pemeriksaan, lalu korban juga sudah dilakukan visum,” tandas Teguh.

Comments

comments

Komentar

News Feed