Setahun Dibangun, Tol Depok – Antarasi Baru Selesai 25 Persen

progress_tol_depok_antasari_4 (640x316).jpg

Depok, (4/2) – Konstruksi jalan tol Antasari- Depok tahap I (Antasari-Sawangan) dengan total investasi untuk pembangunan yang diperkirakan mencapai sekitar Rp3,5 triliun, dengan hak konsesi selama 40 tahun.

Namun dengan anggaran yang begitu besar, proses pembangunan jalan  tol ini dinilai sangat lambat. Hingga kini, setelah satu tahun masa pembangunan, keseluruhan proses konstruksi tersebut baru berjalan 25 persen.

Lambatnya proses pembangunan ini disinyalir terutama karena masih banyak lahan yang belum dibebaskan dan letaknya terpisah dibeberapa lokasi.

“Progres konstruksi 25 persen. Kalau tanah bisa dibebaskan bulan depan, maka kita bisa selesai akhir tahun, berarti Desember sudah selesai,” kata Direktur PT Citra Waspphutowa Tri Agus kepada wartawan dalam acara kunjungan ke lokasi konstruksi jalan tol Antasari-Depok di Jakarta seperti dilaporkan Antara, Kamis (4/2).

BACA JUGA:  RSUI Dirancang Tahan Gempa Hingga 9,0 SR

PT Citra Waspphutowa merupakan konsorsium pengelola dan pembangunan tol Antasari-Depok-Bogor yang terdiri atas empat pemegang saham, yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada (porsi saham 62,5 persen), serta PT Hutama Karya, PT Waskita Karya, dan PT Pembangunan Perumahan (masing-masing 12,5 persen).

Tri Agus mengungkapkan, lahan atau tanah yang sudah dibebaskan untuk tahap I (Antasari-Sawangan) sudah mencapai 90 persen, tetapi sisa 10 persen yang belum dibebaskan lokasinya terpencar-pencar di banyak tempat.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

Menurut Tri Agus, sebenarnya dari tahun 2012 rata-rata warga sudah bisa menerima hasil appraisal untuk harga tanah atau lahan yang mereka miliki. “Ini sebetulnya tinggal kesiapan dana (untuk membebaskan tanah),” katanya.

Ia mengemukakan, karena tanah yang akan dibebaskan sangat bervariasi, maka proses appraisalnya juga dilakukan bidang per bidang, sehingga dapat berbeda satu bidang tanah dengan yang lainnya.

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Ia juga menyatakan bahwa untuk penentuan harga pembebasan juga didasarkan antara lain melihat harga pasaran yang ada sehingga diharapkan warga yang tanahnya dibebaskan juga bisa menerima.

“Jadi ini pengadaan tanah dulu. ada warga, ada surat-surat, ada dana, baru bebas,” katanya dan mengungkapkan, sebenarnya bila seluruh tanah telah berhasil dibebaskan maka idealnya konstruksi berjalan hanya 18 bulan.

Sebagaimana diketahui, pembangunan Tol Antasari-Depok-Bogor dibagi menjadi Tahap I yaitu Antasari-Depok (Sawangan) sepanjang 12 kilometer dan Tahap II yaitu Sawangan-Bogor (Bojong Gede) sepanjang 9 kilometer. (fa)

Comments

comments

Komentar

News Feed