Proyek Penataan Kali Laya Kembali Jadi Sorotan

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Cimanggis, Depok, (2/1) – Proyek penataan Kali Laya di Kelurahan Tugu, Cimanggis, terus mendapat sorotan warga, karena dinilai tidak tepat atas pembangunan penataan terhadap kali yang menelan anggaran Rp4,3 miliar dari dana APBD.

“Bila dibilang penataan kali, lebih fokus perbaikan saluran yang berada di aliran kali atau jalan inspeksi. Tapi pada kenyataan di lapangan, proyek pekerjaan tanggul,” kata Ketua LPM Kelurahan Tugu, Edi D. Iswanto dikutip Jabar Merdeka, Senin (1/2).

Menurut Edi, hal tersebut terjadi akibat kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh dinas terkait, pada saat proyek berlangsung.

BACA JUGA:  Resmikan RSUI, Menristekdisti Harapkan Bisa Berikan Pelayanan Global

“Sebenarnya warga sangat mengapresiasi dan memberi dukungan adanya pembangunan ini, dan diharapkan dapat mengurangi dampak penyebab terjadinya banjir dari Kali Laya. Sayangnya, setelah selesai bukannya menyelesaikan masalah, tapi justru penataan kali tidak terlihat adanya perubahan yang signifikan,” kata Edi D. Iswanto.

Edi menyebut, proyek penataan kali ada indikasi kesalahan pada saat perencanaan awal oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Dibimasda) yang tidak tuntas.

BACA JUGA:  Peserta JKN-KIS Penderita Katastropik Kini Bisa Berobat ke Puskesmas

“Ini proyek besar, anggarannya nggak kecil. Harusnya dinas melakukan pengawasan lebih ketat,” tandas Edi.

Di bagian lain, Wakil Ketua DPRD Depok Igun Sumarno menyatakan akan meminta Komisi C untuk melakukan pengecekan langsung ke lapangan, untuk mengetahui pasti adanya indikasi pelanggaran yang dilakukan pemborong.

“Tentu, kualitas maupun kuantitas dari setiap proyek harus sesuai. (Dinas) jangan main-main dengan ini,” sahut Igun.

BACA JUGA:  Wali Kota Persilahkan Warga Gunakan Taman Kelurahan Untuk Kegiatan

Apabila terdapat pelaksanaan pembangunan yang tidak maksimal, kata Igun, DPRD akan memanggil dinas terkait untuk melakukan penjelasan.

“Selaku kontrol sosial, RTRW berhak dan berkewajiban ikut mengawasi terhadap pelaksanaan pembangunan dari usulan masyarakat,” kata Igun Sumarno. (fa/rep)

Comments

comments

Komentar

News Feed