Bandung Targetkan 5,6 juta Pengunjung Wisatawan di Tahun 2016

Alun-alun Kota Bandung di senja hari. (Ist)
Alun-alun Kota Bandung di senja hari. (Ist)

BANDUNG, (20/2) — Tahun 2016, Bandung  menargetkan kunjungan wisatawan sebesar 5,6 juta orang. Dengan rincian sebanyak satu jutanya wisatawan mancanegara (wisman).

“Setahun ditargetkan kunjungan wisatawan 5,6 juta, satu jutanya kita harapkan dari luar negeri, itu adalah angka optimisnya, tahun sebelumnya target wisatawan asing adalah 500 ribu orang,” papar Kabid Pemasaran Disbudpar Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari.

Menurut Kenny, untuk mencapai target tersebut, selain mempersiapkan infrastruktur, aktivasi kegiatan promosi pun lebih ditingkatkan.

Tahun 2016 Disbudpar berupaya akan lebih menggenjot kegiatan promosi pariwisata ke dalam dan ke mancanegara. Negara-negara di Asia Tenggara, Asia, Timur Tengah dan ditambah negara Amerika Latin yang sebelumnya tak pernah tersentuh oleh kegiatan promosi wisata Kota Bandung.

“Untuk itu, bulan Maret kita akan menyelenggarakan Festival Little Bandung, beberapa digelar di luar negeri, Bangkok, Tokyo, Dubai dan salah satu kota di Amerika Latin,” katanya.

Nantinya, festival berskala kecil yang digelar di luar negeri tersebut menghadirkan berbagai acara tampilan budaya, travel dialog, yang melibatkan peran serta badan promosi dan asosiasi.

“Target market dari festival little Bandung sendiri adalah negara negara Asean, Asia dan Amerika Selatan,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk menggaet wisatawan lokal dan asing agar betah di Kota Bandung, pada Pebruari ini Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, juga menggelar Spekta Bandung Kuliner.

“Rencananya sepanjang tahun ini, kita menggelar 10 even yang terbagi kepada skala lokal, nasional, internasional yang dimulai pada Februari ini, yaitu Spekta Bandung kuliner,” tuturnya.

Spekta Bandung Kuliner tersebut diselengarakan di 6 eks wilayah Kota Bandung, yakni di wilayah Bojong Negara, Tegalega, Karees, Cibeunying, Ujung Berung, Gedebage.

Hal yang membedakan dari Spekta Kuliner yaitu lebih mengintensifkan lagi kolaborasi dengan berbagai pihak seperti asosiasi kepariwasataan, PHRI dan asosiasi chef Indoensia.

“Yang pasti kita bukan sebagai agen penjual, tapi promosi,” tegas Kenny.

Untuk spekta kuliner sendiri, sebanyak 30 stand akan disediakan secara gratis, dan sudah ada beberapa hotel, restoran, dan juga beberapa chef yang akan menampilkan demo masak.

Tak hanya itu, spekta kuliner ini dibagi kepada 6 tema yang akan diselenggarakan sesuai acara yang akan digelar, mulai dari tema, Chinese New Year, Asian Africa, Ied Festival, Independence Day, HUT Kota Bandung, dan Bandung akhir tahun. (Buddy)

Comments

comments

Komentar

News Feed