Korban Tewas Tawuran Sukmajaya Dipicu Rasa Cemburu

Tawuran dua kelompok pemuda di Jalan Keadilan, Sukmajaya, Kota Depok, Jumat (17/4) dinihari lalu yang menewaskan Agus Ali (15) alias Burnok, petugas kuli panggul di Pasar Agung, Sukmajaya, ternyata dipicu persoalan asmara.

Pelaku utama pembacokan yakni AL (16) remaja putus sekolah yang juga sesama kuli panggul di Pasar Agung, merasa cemburu karena korban berteman dekat dengan pacarnya O (15).

BACA JUGA:  Sekolah Islam Ruhama Depok Gelar Penggalangan Dana Untuk Palestina

Ia merasa Agus kerap menggoda O sehingga membuat AL cemburu.

“Apalagi nomor telepon korban ada di HP O. Ini makin membuat AL cemburu. Melalui sms ia meminta korban tidak mendekati O,” kata Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo, Minggu (19/4).

Namun, kata Agus, justru dari sms itulah saling ejek antar mereka terjadi. “Sehingga pelaku tidak terima dan menantang untuk tawuran,” kata Agus.

BACA JUGA:  Jaga Stabilitas Harga, Disdagin Depok Gelar Pasar Murah di 6 Kelurahan

Hingga kata Agus dalam tawuran yang kesekian kali, AL berhasil membacok korban hingga terkapar di Jalan Keadilan, Sukmajaya, Depok.

Menurut Agus dari 10 orang yang sempat diamankan pihaknya Jumat siang, akhirnya dipastikan dua diantaranya adalah pelaku pembacokan atas korban yakni AL dan SIS (15).

Komentar

Berita lainnya