Budaya Bisnis di Indonesia

DEPOKPOS – Indonesia tidak merupakan negara yang paling mudah untuk mendirikan perusahaan baru atau untuk berperan aktif di bidang bisnis. Keadaan tersebut tercermin dalam laporan peringkat indeks Doing Business 2018 yang diterbitkan Bank Dunia.

Dalam laporan tersebut, Indonesia pada saat in berada di posisi 72. Salah satu masalah yang paling besar dalam pendirian perusahaan baru di Indonesia yaitu mendapatkan semua izin yang diperlukan. Proses perizinan bisa memakan waktu lama dan berbiaya mahal. Agar berhasil mengembangkan bisnis di Indonesia, penting sekali untuk membangun jaringan yang baik dengan kalangan bisnis dan pemerintah. Pengusaha asing harus sadar akan kepentingan jaringan ini dan berupaya untuk mengembangkannya.

Untungnya, membangun jaringan tersebut tidaklah sulit karena, pengusaha asing merupakan pihak yang menarik bagi orang Indonesia. Sangat dianjurkan untuk mendalami nilai budaya terlebih dahulu untuk mengetahui bagaimana bersosialisasi dengan mitra bisnis serta karyawan Indonesia dan untuk mengerti ‘budaya bisnis’ di Indonesia. Ini akan membuat bisnis Anda lebih efisien dan efektif, terutama pada jangka panjang.

BACA JUGA:  Tari Topeng Betawi: Tradisi Seni Teater Pertunjukkan Masyarakat Betawi

Bagian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang akurat tentang lingkungan bisnis di Indonesia melalui membagi informasi terperinci mengenai perusahaan-perusahaan Indonesia dan komoditas. Di samping itu, beberapa masalah yang menghambat efisiensi dan efektivitas pembangunan ekonomi dan sosial juga dibahas. Apalagi, bagian ini juga dapat berfungsi sebagai titik referensi bagi mereka yang ingin memulai usaha dan/atau berencana untuk tinggal di Jakarta karena bagian ini berisikan informasi terperinci tentang masalah hukum tertentu seperti memperoleh izin yang dibutuhkan untuk membangun sebuah perusahaan atau badan hukum lainnya. Tentu saja Indonesia Investments dapat menghubungkan Anda dengan lembaga-lembaga yang punya spesialisasi dalam hal ini dan dapat bertindak sebagai mediator.

KOLOM BISNIS

Bagian Kolom Bisnis berisi artikel dengan analisis yang mendalam tentang hal-hal yang penting di jantung dunia bisnis Indonesia. Secara keseluruhan, kolom-kolom ini memberikan gambaran jelas dan terperinci tentang hal-hal yang berkaitan dengan sektor korporat di Indonesia dan menginformasikan mengenai perkembangan terbaru dalam bidang ini. Bagian ini bisa berfungsi sebagai sumber untuk ide investasi tetapi juga menginformasikan aspek-aspek negatif terkait

BACA JUGA:  Mengenal Amicus Curiae dalam Sengketa Hasil Pilpres 2024

PROFIL PERUSAHAAN INDONESIA

Bagian ini mencakup daftar yang terus berkembang mengenai profil-profil perusahaan Indonesia, baik yang didaftar di Bursa Efek Indonesia maupun tidak. Setiap profil perusahaan memberikan garis besar komprehensif perusahaan sehingga memberikan wawasan tentang bisnis dan kinerjanya. Profil tersebut akan menyajikan ikhtisar data dasar, prospek masa depan dan wawancara yang dilakukan dengan pihak manajemen serta pihak yang berkepentingan lain.

KOMODITAS

Indonesia memiliki komoditas yang berlimpah seperti batu bara, emas dan gas. Tetapi efek sampingnya yaitu ketergantungan negaranya pada komoditas mentah untuk kegiatan ekspor. Pengembangan industri hilir masih kurang meskipun pemerintah pusat Indonesia saat ini sedang berupaya untuk mendorong pengembangan industri hilir ini. Bagian ini menyampaikan informasi terperinci tentang masing-masing komoditas Indonesia.

BACA JUGA:  Silat Betawi: Tradisi Maen Pukulan Masyarakat Betawi

INDUSTRI & SEKTOR

Analisis ini akan memberi Anda wawasan baru; apa sejarahnya industri tertentu di Indonesia? Apa perkembangan terbaru? Siapa pemain utama? Apa resiko atau masalah di sektor ini? Bagaimana posisi Indonesia dalam perspektif dunia?

RISIKO

Indonesia merupakan negara yang menjanjikan dari perspektif ekonomi makro. Tetapi negara ini juga memiliki lebih banyak risiko dibandingkan berinvestasi di negara yang maju. Hal tersebut disebabkan oleh dinamika politik, sosial dan budaya yang terjadi di negara ini. Bagian ini bertujuan untuk menyediakan wawasan yang menyangkut hambatan untuk investasi di Indonesia dan berharap akan membantu untuk memahami Indonesia dengan lebih baik, sehingga mengurangi kemungkinan akan kegagalan investasi.