KOOD: Bocah Depok Harus Maju, Harus jadi Tuan Rumah di Depok

"Masyarakat Betawi Depok diikat punya seni, budaya, bahasa, tradisi dan adat istiadat Betawi"

“Masyarakat Betawi Depok diikat punya seni, budaya, bahasa, tradisi dan adat istiadat Betawi”

DEPOK – Ketua dan Pengurus Kumpulan Orang-orang Depok (KOOD) resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Sepuh KOOD, Sihabudin Ahmad di Alun-alun Kota Depok, Sabtu (03/02/24). Ahmad Dahlan kembali dipercaya menjadi Ketua KOOD Kota Depok periode 2024-2029.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Dahlan mengatakan, terpilihnya kembali dirinya menjadi ketua merupakan amanat yang cukup besar. Dirinya pun ingin mengangkat kembali seni dan budaya Depok agar dikenal masyarakat luas.

BACA JUGA:  Lotte Land Sawangan Targetkan Serah Terima Dalam Dua Tahun

“Dalam rangka menjaga budaya, adat istiadat, kalau bukan kita siapa lagi. Tentunya tugas walaupun berat tapi saya tetap bersedia, Insha Allah budaya, tradisi dan kesenian lebih luas dikenal lagi,” ujar Dahlan dalam sambutannya.

Dikatakannya, KOOD tidak hanya diisi oleh orang-orang asli keturunan Depok namun dari beragam latar belakang organisasi. Ada tokoh Nahdlatul Ulama (NU), tokoh Muhammadiyah dan lain sebagainya.

Selain itu Dahlan menuturkan, keberagaman suku di Depok telah terjadi sejak abad ke-17 kerena adanya perkawinan silang. Sehingga budayanya pun menjadi beragam.

BACA JUGA:  Punya Poliklinik Kesehatan Jiwa, RSUD ASA Siap Layani Caleg Gagal

“Kita harus syukuri sejak KOOD berdiri 24 tahun lalu Alhamdulillah masih diwariskan, tadi sama dewan pakar saya dikasih golok pusaka, turun temurun siapan pun yang mimpin KOOD golok ini harus ada di pinggangnya, simbol persatuan dari masyarakat Depok,” tuturnya.

“Masyarakat Betawi Depok diikat punya seni, budaya, bahasa, tradisi dan adat istiadat Betawi. Alhamdulillah bisa guyub, akur dan duduk bareng ini hal luar biasa yang harus dipertahankan. Bocah Depok harus maju, harus jadi tuan rumah di Depok,” pungkasnya.