Dunia  

Setidaknya 1.000 Orang Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Warga Palestina membawa seorang pria yang terluka dengan tandu setelah bom Israel menghantam sebuah rumah di Jalan al-Jalaa di pusat Kota Gaza pada 15 Oktober 2023 [Abdelhakim Abu Riash/Al Jazeera]

Lebih dari 2.670 orang tewas akibat serangan Israel di Gaza dan sedikitnya 9.600 orang terluka.

GAZA, PALESTINA – Lebih dari 1.000 orang hilang di bawah reruntuhan bangunan di Gaza yang hancur akibat serangan udara Israel, kata tim pertahanan sipil Palestina.

Ada yang terluka dan tewas di antara mereka, kata tim tersebut dalam sebuah pernyataan, dan menambahkan bahwa banyak lainnya yang berhasil diselamatkan hidup-hidup dari reruntuhan, 24 jam setelah bangunan dihantam.

Lebih dari 2.670 orang tewas akibat serangan Israel di Gaza dan sedikitnya 9.600 orang terluka.

BACA JUGA:  Gaza Terancam Kelaparan

Dilaporkan setidaknya empat rumah sakit di Gaza utara tidak lagi berfungsi setelah pemboman Israel, menurut PBB.

Bom tak henti-hentinya berjatuhan dari pesawat tempur Israel yang terbang di atas Jalur Gaza.

Di pusat Kota Gaza, sebuah bom menghantam rumah keluarga Ramlawi di Jalan al-Jalaa, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai 10 lainnya.

Rumah yang sebelumnya tidak berpenghuni karena warga Ramlawi mengungsi, hancur dan menyebabkan kerusakan pada bangunan dan rumah di sekitarnya.

BACA JUGA:  Serangan Pemukim Ilegal Israel di Tepi Barat Terus Meningkat

Abdelhakim Abu Riash dari Al Jazeera melaporkan dari lapangan. Buka di sini untuk foto dan akun orang pertama.

Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan 21 rumah sakit lain di Jalur Gaza yang terkepung telah diperintahkan untuk dievakuasi oleh Israel.

Badan kesehatan PBB memperingatkan evakuasi paksa ke rumah sakit mungkin merupakan pelanggaran hukum kemanusiaan internasional.