Urgensi SDGs Bagi Pembangunan Berkelanjutan dan Dampak Sosial

DEPOKPOS – Sustainable Development Goals atau SDGs merupakan kesepakatan internasional mengenai masalah paling penting di dunia yang harus diselesaikan bersama. Masalah-masalah tersebut ditransformasikan menjadi 17 tujuan pembangunan berkelanjutan,169 target, dan 241 indikator yang diakui oleh 193 negara dalam Sidang Majelis Umum PBB tanggal 25 September 2015.

Tujuh belas target tersebut ialah tanpa kemiskinan, tanpa kelaparan, kehidupan sehat dan sejahtera, pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, air bersih dan sanitasi layak, energi bersih dan terjangkau, pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi, industri, inovasi, dan infrastruktur, berkurangnya kesenjangan, kota dan pemukiman yang berkelanjtuan, kosnumsi dan produksi yang bertanggung jawab, penanganan perubahan iklim, ekosistem lautan, ekosistem daratan, perdamaian, keadilan, dan kelembagaan yang tangguh, serta kemitraan untuk mencapai tujuan. SDGs atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) menjadi tanggung jawab bersama yang harus diselesaikan pada tahun 2030 agar manusia dan makhluk di planet bumi bisa hidup sejahtera.

BACA JUGA:  “Brand Ambassador Esports” Kini Bisa Jadi Pekerjaan?

Caranya adalah dengan membangun dunia dengan mencakup dimensi pembangunan sosial, ekonomi, lingkungan, dan hukum tata kelola. Dengan demikian, setiap manusia dan lingkungan di sekitarnya bergotong royong terlibat penuh dalam mewujudkan SDGs dan akhirnya bersama-sama merasakan dampak positif dari pembangunan tanpa satupun yang tertinggal.

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan pengembangan Millennium Development Goals (MDGs) dalam rangka pembangunan dunia pasca 2015. SDGs dibentuk bertujuan untuk menjaga peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara berkesinambungan, menjaga keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat, menjaga kualitas lingkungan hidup, serta pembangunan yang inklusif dan terlaksananya tata kelola yang mampu menjaga peningkatan kualitas kehidupan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Sebagai pengembangan dan tindak lanjut MDGs, SDGs memiliki poin penting yang menunjang pencapaian tujuan pembangunan, yaitu:

1. Orientasi pada hak asasi manusia sehingga pembangunan yang berlangsung tidak mendiskriminasi pihak tertentu dalam segala dimensi.

BACA JUGA:  Mengatasi Rasa Malas, Gampang Koq!

2. Inklusif, yakni turut melibatkan pembangunan pada kelompok rentan sehingga tidak ada satu pun yang tertinggal.

3. Melibatkan seluruh pemangku kepentingan, seperti pemerintah dan parlemen, filantropi dan pelaku usaha, pakar dan akadisi, organisasi kemasyarakatan dan media, serta sumber pendanaan dari swasta.

Dengan demikian, SDGs menjadi milik bersama yang target besarnya ialah memberikan kesejahteraan dan kedamaian bagi seluruh penduduk di muka Bumi.

Walaupun banyak hal yang harus menjadi perhatian, setiap individu sebagai bagian dari masyarakat global bisa bekerja sama dan bahu-membahu menyelesaikan permasalahan yang ada. Untuk mewujudkan cita-cita mulia tersebut, setiap dari kita harus mengambil fokus dan bidang khusus agar bisa menyumbang dampak positif yang diperlukan.

Dengan demikian, sebenarnya setiap pekerjaan dapat berkontribusi positif bagi orang lain, tidak hanya untuk diri sendiri. Akan tetapi, jika melihat permasalahan tanpa mempertimbangkan latar belakang pendidikan, terdapat 3 aspek kehidupan yang perlu menjadi fokus bersama, yakni aspek ekonomi, pendidikan,serta lingkungan dan kesehatan masyarakat. Dari latar belakang apapun seorang individu, pasti membutuhkan pemenuhan 3 SDGs, yakni Hidup Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Berkualitas, serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Untuk lebih lengkapnya yaitu:

BACA JUGA:  5 Tips untuk Menenangkan Pikiran

Hidup Sehat dan Sejahtera

Bentuk kehidupan yang sehat dan sejahtera pada tujuan ini mencakup:

– Peningkatkan harapan hidup
– Pengurangan angka kematian anak dan ibu
– Peningkatan akses terhadap air bersih dan sanitasi
– Mengurangi kasus malaria, tuberkulosis, polio dan penyebaran HIV/AIDS.
Saat ini masih banyak upaya yang diperlukan untuk mengendalikan berbagai macam penyakit dan mengatasi berbagai masalah kesehatan yang terus muncul dan muncul.

Pendidikan Berkualitas

Bentuk pendidikan yang berkualitas pada tujuan ini di antaranya adalah: