Amuk Rock “Gadis Medusa” lewat Single Terbaru Indische Party

DEPOKPOS – Bangun dari tidur panjangnya, Indische Party kembali menghajar telinga dengan ciri khas musikalitas mereka yang mengusung rock n roll 60-an dengan single terbaru, “Gadis Medusa” (2023).

Setelah akhir tahun 2021 merilis single “The Highest Stars”, kini mereka kembali memenuhi janji kepada pendengarnya lewat sebuah single yang akan menjadi gerbang pembuka menuju album penuh ketiga mereka.

“Gadis Medusa dengan lidahnya yang menggoda adalah metafora wanita penggoda mengumbar konten sensual yang bertebaran di sosial media, siap memangsa dan dimangsa!”, ujar Japs Shadiq.

Riff gitar 60-an yang konon terinspirasi dari sebuah mimpi digubah menjadi lagu yang pada awalnya dimainkan di rumah oleh Japs Shadiq lalu diwujudkan bersama menjadi sebuah lagu yang sangat menghentak sedari awal awal hingga akhir lagu.

“Kalo gue denger lagi, lagu ini bisa membawa imajinasi gue berpetualang mengikuti liriknya”, tambah Andre Idris sang gitaris.

“Lagu ini layak menjadi single pembuka karena secara beat, aransemen dan muatan lagu merupakan hal yang baru bagi Indische Party”, timpal Warman Nasution.

“Gadis Medusa merupakan tembang yang menggigit dan membius telinga setiap pendengarnya”, demikian celoteh Tika Pramesti sang drummer.

Dharmo Soedirman masih setia mengisi suara keyboard dan Hammond dalam lagu ini.

Dalam sesi rekaman dibantu oleh Dhani Siahaan yang merupakan ex drummer Scaller saat rekaman drum, Oyob dari Tarkam & The Upstairs pada saat rekaman bass dan gitar, lalu Azel selaku manager kami yang merangkap sebagai sound engineer pada sesi rekaman vocal, keyboard, guitar dan backing vocal. Mixing dan mastering dikerjakan oleh Pandji Dharma.

“Gadis Medusa” akan menjadi track pembuka dari 11 lagu lainnya di album penuh yang akan menyusul dalam waktu dekat. Jadi, bersiaplah kembali untuk berpesta berdansa bersama Indische Party!

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait