Produktif vs Waktu: Strategi Manajemen Waktu yang Baik

Produktif vs Waktu: Strategi Manajemen Waktu yang Baik

DEPOKPOS – Produktif adalah ukuran berapa banyak aktivitas pekerjaan yang dilakukan dalam jumlah waktu tertentu. Kadang-kadang rasanya seolah-olah 24 jam saja tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya. Di sinilah manajemen waktu berperan.

Waktu sangat berharga bagi kita semua, dan dalam kasus bisnis, waktu adalah uang. Semakin kita efisien dalam membagi waktu untuk melakukan tugas, maka akan semakin produktif dan semakin banyak uang yang akan dihasilkan.

Untuk menjaga rasa keseimbangan kehidupan kerja, keterampilan manajemen waktu kita harus menjadi yang terbaik. Beberapa pepengusaha terkadang memikirkan kurangnya waktu dengan fokus dan tujuan yang maksimal hungga menimbulkan stres.

Apa itu Manajemen Waktu?

Manajemen waktu dapat didefinisikan sebagai proses untuk merencanakan dan mengatur tugas dengan benar. Metode ini dilakukan dengan jumlah waktu yang dihabiskan untuk aktivitas tertentu, terutama dengan tujuan meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan efektivitas.

CARA MENINGKATKAN MANAJEMEN WAKTU

Beberapa cara sederhana untuk mengatur waktu adalah sebagai berikut:

1.Buatlah rencana untuk hari esok

Merencanakan hari esok adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mengatur waktu Anda. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk mengetahui kapan Anda paling produktif dan meluangkan waktu yang Anda perlukan untuk menyelesaikan tugas. Kadang-kadang, kita mungkin merasa tidak perlu merencanakan karena kita hanya akan “mengalir” sepanjang hari, tetapi sebenarnya jauh lebih baik memiliki rencana. Jadwalkan tugas yang lebih ringan terlebih dahulu dan tugas penting di kemudian hari.

BACA JUGA:  Imam al-Ghazali tentang Mekanisme Pasar dalam Ekonomi Islam

2.Prioritaskan

Beberapa hal yang harus kita lakukan setiap hari tidak sepenting yang lain. Kita perlu mencari tahu mana yang benar-benar penting dan mencoba melakukannya terlebih dahulu. Kemudian, kita bisa mengerjakan hal-hal yang tidak begitu penting. Kita harus mengurutkan tugas berdasarkan seberapa penting tugas itu, dari yang paling penting hingga yang paling tidak penting. Jika kita memiliki terlalu banyak tugas untuk dicantumkan, kita dapat mengelompokkannya berdasarkan tingkat kepentingannya. Terakhir, kita dapat memberi label tugas sebagai “penting”, “penting tetapi tidak mendesak”, “mendesak tetapi tidak penting”, dan “tidak mendesak”. Ini akan membantu kita mengetahui apa yang perlu kita lakukan terlebih dahulu.

3.Kurangi Hal Tidak Penting

Kita pasti selalu dikelilingi oleh gangguan. Bisa jadi keinginan untuk bermain sosial media seperti Instagram dan Facebook, atau diganggu oleh rekan kerja yang berisik. Smartphone adalah gangguan terbesar akhir-akhir ini. Oleh karena itu, sangat penting untuk menyingkirkan gangguan ini. Ini mungkin membutuhkan banyak kemauan, jauhkan ponsel kita di laci, atau aktifkan ekstensi browser untuk mencegah situs adiktif yang hanya membuang-buang waktu alih-alih menyelesaikan pekerjaan.

BACA JUGA:  Menanggulangi Ancaman Keamanan Siber: Upaya Penguatan Kapasitas SDM dan Infrastruktur

4.Berhentilah Menunda-nunda

Terkadang kita tidak ingin bekerja. Bisa jadi karena beberapa alasan; mungkin tugasnya terlalu berat atau terlalu sulit, atau mungkin karena lelah secara fisik. Namun, kita harus berhenti menunda-nunda. Seringkali tugas terasa seperti sangat banyak sampai kita benar-benar mengerjakannya, lakukanlah sesuatu yang lebih mudah dahulu. Kita juga dapat membagi tugas menjadi beberapa bagian sehingga tidak perlu mengerjakan semuanya sekaligus.

5.Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Di tengah segala kesibukan dan kerja keras, kita sering lupa meluangkan waktu untuk diri sendiri. Hal ini menyebabkan sulit tidur, kelelahan, perubahan suasana hati, dan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk diri sendiri juga sama pentingnya. Tidur siang di sela-sela tugas, makan sehat, luangkan waktu untuk membaca, atau mungkin mendengarkan musik yang menenangkan.
Menghargai diri sendiri setelah berhasil menyelesaikan tugas juga berfungsi sebagai motivator yang hebat. Kita bisa berjalan-jalan sebentar setelah menyelesaikan tugas besar, atau mungkin menonton acara favorit, dan sebagainya.

BACA JUGA:  Mewujudkan Masyarakat Digital yang Cerdas dan Bertanggung Jawab di Indonesia: Tantangan dan Peluang di Era Transformasi Digital

Serta ingatlah untuk selalu makan sehat dan jaga diri, karena tidak ada yang lebih memengaruhi produktivitas kita selain kekurangan energi internal.

Semakin banyak motivasi yang kita miliki, semakin cepat kita menyelesaikan pekerjaan, dan satu-satunya cara untuk menyelesaikan pekerjaan secara efektif dan efisien adalah melalui manajemen waktu yang tepat. Hindari multitasking, gunakan alat perencanaan, singkirkan hal yang membuang-buang waktu seperti bermain handphone, dan pastikan untuk meluangkan waktu untuk diri sendiri. Ini adalah hal-hal kecil yang digabungkan bersama untuk membantu mengatur waktu kita secara efektif dan memaksimalkan diri untuk produktif.

Penulis : Vicky Alfitria
Mahasiswa Prodi Manajemen

Ingin produk, bisnis atau agenda Anda diliput dan tayang di DepokPos? Silahkan kontak melalui WhatsApp di 081281731818

Pos terkait