Manajemen Bisnis Ala Nabi Muhammad SAW

DEPOK POS – Nabi Muhammad mempunyai reputasi yang besar di dunia wirausaha, di samping kiprahnya sebagai penunjuk jalan kebenaran bagi manusia. Banyak ahli sejarah yang telah membahas kesuksesan beliau. Akan tetapi pada wilayah entrepreneur, kurang digali secara mendalam.

Sejarah mencatat, Nabi Muhammad adalah seorang pedagang yang jujur dan adil dalam dunia bisnis. Beliau tidak pernah membuat para pelanggannya komplain. Beliau selalu menjaga janji dan menyerahkan barang-barang yang dipesan tepat waktu. beliau senantiasa menunjukkan rasa tanggungjawab yang besar dan integritas yang tinggi dengan siapapun.

BACA JUGA:   Menutup Aurat Bukan Sekadar Fashion

Manajemen yang dilakukan oleh Rasulullah SAW tidak pernah terlepas dari yang namanya etika. Ketika etika yang dijalankan ini dilakukan sepenuh jiwa maka akan membuat keuntungan yang banyak. Selain etika tersebut, Rasulullah juga tidak pernah melupakan adanya keuntungan (profit oriented). Rasulullah mempunyai sifat yang sangat masyhur yakni shidiq, amanah, tabligh, dan fatonah. Sifat-sifat ini lah yang digunakan oleh Rasulullah SAW dalam semua perilakunya.

BACA JUGA:   Khutbah Jum'at UBN: Belajar dari Doa dan Keteguhan Nabi Zakaria

Sifat-sifat Nabi yang 4 (Shidiq, Amanah, Tabligh, Fathanah) memiliki pengertian yang sangat dalam. Shidiq (Jujur) jujur kepada diri sendiri dan juga kepada orang lain. Sifat jujur akan melahirkan sifat keyakinan dan keberanian untuk menghadapi ujian, apapun bentuknya. Amanah, sifat amanah mendorong seseorang bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri, masyarakat, dan lingkungannya. Keberadaan sifat ini akan membangun kekuatan diri dan memperbaiki kualitas hubungan sosial. Tablig (Komunikatif) seorang pebisnis harus memiliki sifat komunikatif terutama dalam tawar menawar barang, juga harus menjadi seorang pembicara yang unggul. Fathonah (Cerdik) Seorang pebisnis harus memiliki kemampuan melihat sesuatu dari sudut pandang yang berbeda. Lalu, muncullah kreativitas, ide, dan wawasan. Pada akhirnya, produk atau jasa yang dikeluarkan pun akan menjadi produk unggulan (Sempurna). Karena produk yang dihasilkan unggulan. Pelanggan pun senang dan menaruh kepercayaan.

Pos terkait