Kaum Rebahan Beri Perubahan

 

Kaum Rebahan ? “Nempel dikit molor” mager banget buat ngapa-ngapain, sobat bantal dan Kasur bilangnya otw padahal masih di Kasur, terbaring dan kecanduan deket Kasur, bangun, tiduran main hp sambal tiduran tarus aja begitu sampai ketiduran lagi,

Kalimat di atas adalah beberapa jawaban terbanyak Ketika saya tanya ciri khas kaum rebahan. Setuju kah ?

Pertanyaannya ; salah gak sih rebahan ?

Tidak salah, yang penting tidak berlebihan.

Tak semua aktivitas rebahan itu buruk, misalnya, rebahan untuk beristirahat dari segala kegiatan yang telah dilakukan, rebahan sambil mengulang hafalan, rebahan tapi sambil nonton video pembelajaran atau bahkan rebahan bisa dapat penghasilan karna sambil jualan online.

Kaum rebahan bawa perubahan. Justru ini adalah sebuah keyakinan bahwa sejatinya kita yang masih sering bermalas malasan hari ini bukan berarti tak mampu membawa kebermanfaatan. Ini adalah sebuah optimisme, karna setiap manusia dilahirkan dengan berbagai petensi dan kelebihan. Jika ada kesadaran dan kemauan, kemalasan itu bisa kita tinggalkan dan perubahan bisa kita hadirkan. Sebab ‘’ tak setiap pendosa hari ini masuk neraka dan tak setiap orang sholeh hari ini masuk surga’’ yakinlah orang gagal masih punya masa depan dan setiap orang sukses punya masa lalu. Apa maksudnya ? kita yang mungkin hari ini masih suka mager, ngerasa berada di lingkungan yang kurang bagus, merasa tidak seberuntung teman teman lain, we have a chance to change! Karna masing masing kita dinilai bukan dari bagaimana kita dimulai, melainkan bagaimana kita berakhir. Jadi jangan sampai kita berakhir hanya sebagai kaum rebahan padahal kita bisa bawa perubahan.

Alasan harus berubah, manusia = berpikir ‘’Akal lebih diutamakan daripada hawa nafsu karna akal menjadikanmu sebagai pemilik zaman, sedangkan hawa nafsu memperbudakmu untuk zaman’’ perubahan butuh modal. Modal itu Bernama kesadaran. Perubahan juga butuh awal nah, awal itu juga Bernama kesadaran penting banget buat kita semua untuk sadar jika tuhan menciptakan manusia dengan berabagai anugrah, anugrah inilah yang akan menjadi bekal seorang manusia dalam menjalani kehidupan. Salah satu anugerah yang datang dari-nya dan tak ternilai harganya itu apa sih ? jawabannya Akal nikmat akal itu spesial banget, itu karnanya sayidina ali bin abi thalib pernah bilang ‘’kekayaan yang paling besar adalah akal’’

Kalua menurut imam Al Ghazali akal adalah pengetahuan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengalaman yang dilaluinya, hingga akhirnya, membuat dirinya dapat memperbaiki sikap. Akal dapat membuat kita berpikir, lalu dengan berpikir akan membuat kita dapat berubah,. Nah kalau kita merasa sulit berubah, coba deh lihat seberapa sering kita meluangkan waktu untuk berpikir dan melihat diri kita saat ini ? berpikir dan bertanya, ‘’buat apaan yah gue hidup? Apa ya, yang udah dan bakal gue lakuin untuk jadi lebih baik?’’ disinilah kita sering kali lupa untuk memikirkan sikap kita sendiri lalu, membiarkan hidup ini mengalir begitu saja alhasil kita jadi hidup dalam ketidaksadaran, kita tidak sadar sudah lima jam kita rebahan dengan video youtube favorit atau drama korea sedih yang bikin kita nangis kita tidak sadar sementara yang lain sedang serius mengejar tujuan, kita malah asyik bermalas malasan.

Tidur tiduran memang nyaman, malas malasan memang nikmat, tapi semua ada porsinya. Karna hal yang berlebihan itu tidak pernah akan ada yang baik. Jadi santuy-lah sesuai porsinya. Sebagai makhluk yang diberikan akal, kita juga harusnya dapat berpikir mana yang lebih baik menjadi kaum rebahan atau kaum perubahan? Mana yang lebih dekat dengan kebenaran kaum rebahan atau menciptakan kebermanfaatan ? dalam hidup kita yang penuh dengan pilihan, setiap pilihan yang kita pilih akan memberikan konsekuensi tersesndiri. Keberhasilan adalah kumpulan dari setiap pilihan tepat atas pilihan sederhana dalam hidup kita. So yuk kita buat perubahan.

Penulis: Muhamad Alex

Pos terkait