Cegah Stunting, FIK UI Kuatkan Ketahanan Keluarga dengan Pemberdayaan Kader di Sawangan

DEPOK POS – Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia melalui Program Hibah Kepedulian Kepada Masyarakat Universitas Indonesia 2022 menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan kepada kader masyarakat untuk mencegah balita Stunting di Kecamatan Sawangan kota Depok.

Pengmas ini merupakan program hibah kepedulian pada masyarakat yang di danai oleh Direktorat Kemahasiswaan Universitas Indonesia.

Bacaan Lainnya

Kegiatan ini dilakukan oleh tim pengabdian masyarakat yang terdiri dari dosen dan mahasiswa FIK UI yang berkolaborasi bersama puskesmas Sawangan Depok. Kegiatan ini dihadiri oleh kepala puskesmas dan tenaga kesehatan puskesmas, lurah sawangan dan 24 kader masyarakat yang berasal dari berbagai posyandu di kecamatan Sawangan.

BACA JUGA:   Peneliti UGM: UU PDP Perlu Dibarengi Peningkatan Literasi Digital Masyarakat

Persentase angka stunting di kecamatan Sawangan mencapai 5,59% (Publikasi Stunting Kota Depok, 2022) yang masuk dalam kategori tinggi sehingga program dilakukan di kecamatan Sawangan dengan harapan dapat menurunkan angka tersebut.

Program diawali dengan pembekalan edukasi pelatihan kader masyarakat tentang pencegahan stunting, praktik pemberian makan balita, edukasi kesehatan, komunikasi yang efektif kepada keluarga balita dan ketahanan keluarga. Pelatihan berlangsung selama tiga hari pada 25 – 27 Agustus 2022 di Puskesmas Sawangan yang dihadiri oleh lurah sawangan, kepala puskesmas, dan 24 kader masyarakat yang berasal dari berbagai posyandu di kecamatan Sawangan.

BACA JUGA:   Ridwan Kamil: Pasar Sukatani jadi Contoh Pasar yang Luar Biasa

Tidak hanya pembekalan dengan pemberian edukasi mengenai stunting, namun kader difasilitasi untuk berlatih mengukur tinggi badan, berat badan, dan pengukuran fisik lain untuk mengetahui status gizi dan stunting balita.

Program dilanjutkan dengan pendampingan kader masyarakat yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 17 September 2022 oleh tim pengabdian masyarakat FIK UI di mana kader secara langsung datang ke keluarga balita untuk melakukan pemeriksaan fisik status gizi dan stunting serta menyampaikan informasi mengenai pencegahan dan pengendalian stunting yang dapat dilakukan keluarga dengan komunikasi efektif yang telah dipelajari selama masa pelatihan kader.

BACA JUGA:   Kadernya Aniaya Supir Truk, Golkar Depok: Kami Partai Humanis dan Pro Rakyat

Sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke tiga yaitu kesehatan yang baik dan kesejahteraan, program ini diharapkan menjadi salah satu solusi untuk menurunkan angka stunting yang masih tinggi.

Salah satu penyebab terjadinya stunting adalah faktor keluarga dan rumah tangga sehingga diperlukan adanya pemberdayaan keluarga oleh kader kesehatan masyarakat yang merupakan perpanjangan tangan dari petugas kesehatan yang diharapkan dapat mengatasi masalah kesehatan keluarga. []

Pos terkait