Urgensi Pengelolaan Alumni bagi Program Beasiswa

DEPOK POS – BAKTI NUSA (Beasiswa Aktivis Nusantara) merupakan sebuah program Beasiswa yang memberikan pembinaan internalisasi nilai dan pengembangan jiwa kepemimpinan di bawah Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD). Sejak dibentuk 2011 hingga sekarang BAKTI NUSA sudah memiliki lebih dari lima ratus alumni program.

Potensi-potensi besar yang sudah terlihat semenjak para alumni bergabung dengan BAKTI NUSA semakin terasah melalui pembinaan-pembinaan yang diberikan selama mereka menjadi penerima manfaat. Label alumni BAKTI NUSA didapat para penerima manfaat setelah mereka menjalankan pembinaan yang disebut National Mission.

National Mission merupakan agenda pengukuhan kepemimpinan dari setiap penerima manfaat program untuk menghadapi dunia pasca kampus dan pasca program. Pengelolaan alumni dirasa sangat penting karena alumni merupakan output dan salah satu komponen penting dalam peningkatan mutu program dalam bentuk sumbang saran dan sumbang materil.

BACA JUGA:   RTC Akan Kembali Menggelar Wisuda Akbar Serentak di Seluruh Indonesia

Peran alumni akan terhenti apabila tidak ada komunikasi yang terjaga dengan almamater program. Sehingga sangat penting dalam penjagaan komunikasi dan penjagaan nilai alumni agar tidak terjadi missing link. Hal tersebut bisa dilakukan melalui penyediaan fasilitas pengelolaan alumni program BAKTI NUSA.

Dimulai dengan pengelolaan data alumni yang baik maka beberapa kebaikan yang bisa didapat oleh program:

Mendukung peningkatan kualitas program

Sebelum menyandang gelar alumni para penerima beasiswa harus membuat life plan dan menerima pembinaan yang mendukung life plan tersebut. Maka keberhasilan alumni di dunia pasca program dapat menjadi sebuah evaluasi bagi peningkatan pembinaan program BAKTI NUSA untuk angkatan berikutnya.

BACA JUGA:   RTC Akan Kembali Menggelar Wisuda Akbar Serentak di Seluruh Indonesia

Melihat keberhasilan out come program

BAKTI NUSA menekankan pembinaan kepemimpinan dengan empat profil salah satunya adalah “melayani” yang harus dimilikii setiap penerima manfaat. Profil tersebut sangat erat dengan pembinaan berupa Leadership Project. Beberapa alumni berhasil menjaga nilai pembinaan dengan meneruskan bahkan membesarkan Leadership Project yang mereka inisiasi bersama BAKTI NUSA. (lebih lengkapnya dapat dicek di pranala https://www.instagram.com/p/CfORQgsLW13/)

Melihat diaspora alumni program

BAKTI NUSA merupakan program beasiswa dengan jangka waktu pembinaan satu tahun. Sehingga setiap tahun aka nada penambahan jumlah alumni. Life plan pasca program biasanya diisi dengan studi lanjut, bekerja, mengembangkan komunitas, membangun perusahaan atau berwirausaha. Diaspora atau sebaran alumni yang didapat dari pengumpulan data bisa berupa sebaran tempat tinggal, sebaran kampus yang dituju setelahnya, sebaran perusahaan tempat berkarya, sebaran profesi yang ditekuni.

BACA JUGA:   RTC Akan Kembali Menggelar Wisuda Akbar Serentak di Seluruh Indonesia

Menjaga dan membangun hubungan baik

Pengelolaan data alumni dapat menjadi dasar agar tetap memberikan fasilitas, komunikasi dan penjagaan nilai baik antara alumni dan almamater program. Rasa kebermanfaatan program juga dapat membuat alumni untuk kembali berkontribusi hal yang sama ke almamater program atau bahkan mereplikasikannya menjadi kebermanfaatan lain dengan tujuan yang sama. Memimpin untuk membangun bangsa.

Dengan beberapa kebaikan yang akan didapat sebuah program ketika bisa mengelola alumninya dengan baik. Maka manajemen data dan pengelolaan alumni dalam sebuah lembaga atau program beasiswa dianggap sangat penting. Dengan manajemen data yang tepat setiap data alumni yang terkumpul akan dikelola dan memberikan manfaat untuk Lembaga dan program beasiswa terkait.

Pos terkait