Teruntuk Para Pemuda, Ini Makna Kemerdekaan

DEPOK POS – Beberapa hari yang lalu negara kita Indonesia tercinta ini baru saja merayakan ulang tahun nya yang ke 77. Hal ini menandakan sudah sangat dewasa nya negara kita seiring berkembangnya zaman dan pergantian generasi antar umur (regenerasi). Sama hal nya pada manusia, kedewasaan tersebut dapat dimaknai dengan baik buruk nya kita dalam menentukan pilihan dan tindakan , seiring pergantian kepemimpinan dan yang di pimpin dari era presiden pertama Ir.Soekarno sampai kepemimpinan presiden Joko Widodo saat ini kita telah melihat banyak perubahan ke arah yang lebih modern seperti di negara negara maju, baik dari infrastruktur, ekonomi, finansial dan lain nya. Itu berarti Indonesia telah memilih jalan nya, yaitu menjadi negara maju yang dapat bersaing seiring perkembangan zaman dan sumber daya yang kompetitif di bidang nya.

Sejarah telah mencatat, bahwa salah satu unsur elemen terpenting dalam terciptanya kemerdekaan adalah peran dari para pemuda nya, dapat kita lihat pada kongres pemuda 1 tahun 1926 yang berakhir dengan hasil tidak memuaskan, namun semangat mereka tidak berhenti begitu saja dan akhirnya mereka melanjutkan perjuangan nya pada kongres pemuda 2 tahun 1928, dimana saat itu para pemuda sedang merumuskan suatu cara untuk mempersatukan bangsa Indonesia agar terbebas dari penjajahan, salah satunya dengan sumpah pemuda. Sumpah pemuda di gagas oleh Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI), sebuah organisasi pemuda yang beranggota pelajar dari seluruh indonesia. Kongres diselenggarakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam tiga kali rapat. Sehingga menghasilkan Sumpah Pemuda yang kita kenal sampai sekarang.

BACA JUGA:   Aturan Islam Berantas HIV/AIDS Sampai Tuntas

Dahulu seluruh pemuda dari latar belakang yang berbeda bersatu dan saling menguatkan, para pelajar, mahasiswa, santri, dan pemuda pemudi lain nya mengesampingkan ego dan kepentingan pribadi nya untuk terciptanya kemerdekaan. Akankah hal itu juga kita lakukan saat ini ? dimana kita sudah merdeka dan terbebas dari penjajahan karena hasil jerih payah para pendahulu kita. Sudah sepatutnya kita melanjutkan perjuangan itu ke arah yang positif dengan menjadi pemuda pemudi yang baik seperti menjadi pelajar yang berprestasi, memiliki akhlak dan sopan santun, menjaga nama baik keluarga, dan dapat menjadi kebanggaan untuk tanah air. Hindarilah hal hal negative seperti tawuran antar pelajar, mengkonsumsi narkoba, mabuk mabukan, dan hal lain yang seharusnya tidak di lakukan.

BACA JUGA:   Aturan Islam Berantas HIV/AIDS Sampai Tuntas

Salah satu cara membentuk persatuan seperti itu di era modern saat ini adalah dengan membentuk relasi dan hubungan baik untuk mengerjakan suatu project kebaikan, dan kurangi nongkrong atau kumpul kumpul yang tidak bermanfaat karena akan berdampak besar bagi kebiasaan dan kehidupan kita di masa yang akan datang. Kata lain yang tepat untuk menggambarkan nya adalah hijrah, jika dahulu para leluhur kita hijrah untuk berperang fisik dan berjuang secara politik untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, maka hijrah kita saat ini adalah dengan merubah kebiasaan buruk kita menjadi kebiasaan yang lebih baik dan dapat bermanfaat bagi orang lain.

BACA JUGA:   Aturan Islam Berantas HIV/AIDS Sampai Tuntas

Sejatinya para penerus bangsa yang maju harus mempersiapkan diri sebaik baik nya agar mampu bersaing di era modern yang semuanya sangat cepat berubah, segala penyesuaian yang di butuhkan harus berlandaskan dengan pengetahuan dan skill individu yang baik dan benar, para pemuda di ibarat kan sedang dimasa untuk membentuk sebuah pondasi yang kokoh agar di masa yang akan datang mampu menopang segala bentuk perubahan, maka di perlukan nya persatuan agar persaingan itu terasa lebih ringan karena di kerjakan bersama sama.

Oleh : Luthfi Alwan Pratama

Pos terkait