Polisi Mulai Usut Dugaan Penimbunan Sembako JNE

DEPOK POS – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan, memberi keterangan terkait temuan beras Bantuan Sosial (bansos) Presiden, yang dikubur di daerah Depok-Jabar, sejak 2 tahun lalu.

Zulpan mengatakan, Polres Metro Depok awalnya mendapatkan informasi adanya beras dikubur ini dari warga bernama Rudi Samin.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:   Ridwan Kamil: Pasar Sukatani jadi Contoh Pasar yang Luar Biasa

Dari keterangan Rudi Samin yang juga mantan ketua Pemuda Pancasila Depok ini, diketahui bahwa beras bansos tersebut dikubur sejak 2 tahun lalu.

“Menurut keterangan Saudara Rudi Samin bahwa dirinya diberi informasi dari Saudara S bahwa sekitar 2 tahun yang lalu pihak JNE melakukan penimbunan beras yang diduga bantuan dari pemerintah untuk masyarakat yang tidak disalurkan,” jelas Zulpan, Senin (1/8/2022).

Polisi telah memintai keterangan sejumlah saksi terkait temuan beras bansos berkarung-karung membusuk ditimbun di tanah lapang di Tirtajaya, Depok.

BACA JUGA:   Revitalisasi Situ Jatijajar Dimulai Tahun Depan

Berdasarkan keterangan beberapa saksi diketahui bahwa beras bansos merek ‘Beras Kita’ itu dikubur sejak 2 tahun lalu.

Rudi Samin mengaku sebagai pemilik lahan tersebut. Lahan tersebut sebelumnya dipakai sebagai lahan parkir mobil JNE.

“Setelah mendapat informasi dari Saudara S, Rudi Samin melakukan penggalian dengan menggunakan ekskavator untuk mencari kebenaran informasi tersebut,” katanya.

Rudi Samin dengan bantuan operator bernama Surya akhirnya menemukan beras berkarung-karung yang ditimbun itu. Beras tersebut ditemukan setelah dua hari penggalian, tepatnya pada Jumat (29/7).

BACA JUGA:   Kurangi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Depok Bakal Beri Bantuan

Adapun beras yang ditemukan adalah merek ‘Beras Kita’ Premium kemasan 20 Kg. Temuan ini selanjutnya dilaporkan oleh Rudi Samin ke Polres Metro Depok.

Polisi saat ini tengah menyelidiki temuan beras ditimbun tersebut. Polisi akan memintai keterangan sejumlah pihak terkait temuan beras ditimbun di Depok ini.

“Saat ini Polres Metro Depok membuat administrasi penyelidikan,” ujar Zulpan.

“Melakukan konfirmasi/observasi kepada pihak yang terkait,” tambahnya.

Pos terkait