Pertumbuhan Manusia; Fisik, Spiritual dan Mental

DEPOK POS – Manusia sebagai makhluk terbaik ciptaan Tuhan, dibuat menjadi semakin baik dan sempurna dengan terus bertumbuh. Perbedaan manusia dengan makhluk hidup lainnya seperti hewan dan tumbuhan yaitu dengan proses pertumbuhan untuk menjadi sempurna. Hewan dan tumbuhan hanya akan tumbuh fisiknya saja. Sedangkan manusia terdapat 3 bidang dalam proses pertumbuhannya, yaitu :

Pertumbuhan Fisik

Manusia terus mengalami pertumbuhan dari mulai masih berada didalam rahim dan sampai lahir kedunia dengan berubahnya setiap organ tubuh dan setiap organ tubuh mampu melakukan fungsinya masing-masing.

BACA JUGA:   Mengenal Dampak Krisis Global Terhadap Stunting serta Optimalisasi 1000 HPK sebagai Kunci Menuju Indonesia Bebas Stunting untuk Generasi Emas 2045

Pertumbuhan fisik yang sehat dan kuat dapat ditentukan dari jenis makanan yang dikonsumsi dan aktivitas apa saja yang dilakukan sehari-hari. Puncak pertumbuhan fisik manusia yaitu ketika menjadi tua, dimana setiap organ tubuh yang bekerja sudah mulai berkurang atau tidak optimal lagi.

Pertumbuhan Spiritual

Pertumbuhan spiritual tidak sama dengan pertumbuhan fisik yang secara otomatis terjadi. Spiritual akan tumbuh ketika kita mengenal Tuhan lebih dekat dan sering merenungkan perjalanan hidup dan kita bisa mengambil hikmah di dalamnya.

BACA JUGA:   Bagaimana Pengaruh Kepribadian Audiens terhadap Penyampaian Pesan Bisnis

Pertumbuhan spritual bisa tumbuh secara optimal dengan kita mengenali setiap esensi dari sebuah kenyataan dan selalu melihat dari dua sudut pandang yang berbeda. Puncak pertumbuhan spiritual dilihat dari diri kita yang bisa menyikapi kehidupan dengan bijaksana.

Pertumbuhan Mental

Pertumbuhan mental hampir sama dengan pertumbuhan spiritual, yang mana kita harus mengusahakannya agar bisa tumbuh. Cara agar mental kita bisa terus tumbuh yaitu dengan terus belajar dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA:   Instagram sebagai Media Pemasaran yang Aktif

Pertumbuhan mental bisa tumbuh secara optimal apabila kita mendapatkan asupan seperti pengetahuan-pengetahuan, masalah yang harus dipecahkan dan frekuensi dalam menggunakan otak. Karena semakin sering otak itu bekerja akan menjadikan otak semakin cerdas. Puncak pertumbuhan mental terjadi ketika kita bisa mejadi seseorang yang pintar dan kreatif.

Penulis: Anggi Repangga Hakim, STEI SEBI

Pos terkait