Kenali Perbedaan Fixed Mindset dan Growth Minset

DEPOK POS – Mungkin sebelumnya anda sudah pernah mendengar istilah fixed mindset dan growth mindset secara umum atau singkat, lantas apakah anda sudah memahami kedua istilah tadi ?

Fixed dan growth mindset sebenarnya merupakan pola pikir yang sangat berbeda atau dapat dikatakan bertolak belakang. Kedua istilah tersebut pertama kali dicetuskan oleh peneliti di Universitas Stanford yaitu Carol Dweck. Selain menjadi peneliti, Carol Dweck juga merupakan seorang penulis buku psikologi terkenal yang berjudul Mindset : The New Psychology of Success.

Dalam penelitian tersebut beliau mencoba menjelaskan bahwa manusia memiliki keyakinan berbeda dan percaya pada karakter sendiri. Sehingga menyebabkan pola pikir yang berbeda juga dan hal ini menjadi semakin menarik untuk dibahas. Yuk langsung kita bahas apasih perbedaan keduanya ?

Growth Mindset
Pemilik growth mindset biasanya berpikir bahwa kecerdasan atau bakat hanyalah titik permulaan. Mereka tidak mau bergantung hanya dari bakat yang dimilikinya saja. Selalu belajar dan bekerja keras merupakan hal yang wajib dilakukan untuk mendapatkan suatu keterampilan yang akan mengantarkannya kepada kesuksesan. Jadi, pemilik growth mindset tidak percaya dengan adanya orang yang “pintar” atau orang yang terlahir “berbakat”. Karena, mereka berpikir bahwa semua orang akan bisa memiliki suatu keterampilan selama mereka berusaha dan memiliki motivasi untuk bekerja keras.

BACA JUGA:   Instagram sebagai Media Pemasaran yang Aktif

Mereka sangat menghargai yang proses sehingga tidak pernah takut mengalami kegagalan. Bahkan saat mengalami kegagalan justru merasa jika mereka mendapatkan pengalaman baru dan memiliki kesempatan untuk mengembangkan diri. Orang-orang seperti ini bertemu dengan berbagai pengalaman dari setiap usaha yang dilakukan. Meskipun terus mengalami kegagalan, semangat untuk mewujudkan apa yang diinginkan tidak pernah luntur dan pasti akan tercapai.

Skill dan kecerdasan intelektual yang mereka miliki dipercaya dapat terus berkembang seiring dengan kerja keras, usaha serta ketekunan mereka. Sehingga kemampuan dalam diri terus digali karena percaya semua orang bisa pintar.

Ciri-ciri growth mindset adalah ketika ada tantangan mereka tidak menghindar tapi justru malah mencari tantangan itu sendiri. Mereka mau berkembang di bawah tekanan sehingga mampu membuatnya semakin hebat dan kuat mental. Ketika menghadapi hal-hal sulit justru mereka semakin termotivasi untuk bisa menyelesaikan dengan baik. Tidak heran jika mereka selalu mempelajari hal-hal baru yang pada awalnya sulit namun akhirnya bisa mereka kuasai. Pada saat melakukan satu kesalahan mereka tidak fokus pada kesalahan tersebut namun justru melakukan intropeksi diri. Karena percaya bakat saja tidak cukup tanpa melakukan kerja keras untuk lebih baik.

BACA JUGA:   Mengenal Dampak Krisis Global Terhadap Stunting serta Optimalisasi 1000 HPK sebagai Kunci Menuju Indonesia Bebas Stunting untuk Generasi Emas 2045

Fixed Mindset

Fixed mindset merupakan pola pikir tetap dimana bakat adalah hal mutlak. Jadi bakat atau kemampuan dalam diri seseorang tidak bisa dikembangkan atau dirubah sama sekali, apapun yang ada dalam dirinya baik kecerdasan atau bakat lainnya sangat mustahil untuk dikembangkan. Sehingga mencapai kesuksesan juga tidak mungkin dan perjuangannya akan berhenti sampai disitu saja. Perbedaan mendasar inilah yang membuat orang yang berpola pikir tetap tidak berkembang, bahkan tidak ada perubahan positif dalam dirinya karna mindset tersebut.

Misalnya ada orang yang ahli dalam pelajaran matematika dan Anda tidak mampu maka sudah tidak ada usaha lainnya. Merasa tidak mampu tanpa adanya usaha karena merasa percuma. Orang-orang dengan cara berpikir seperti ini selalu saja fokus kepada hasil daripada proses yang sudah dilalui orang lain. Jadi yang dilihat hanya hasil suksesnya saja tapi tidak mau berproses.

BACA JUGA:   Bagaimana Pengaruh Kepribadian Audiens terhadap Penyampaian Pesan Bisnis

Seperti contoh orang-orang fixed mindset cenderung menghindari berbagai tantangan yang ada. Tidak heran jika tugas atau pekerjaan yang didapatkan terlalu sulit pasti dibiarkan terbengkalai dan tidak dikerjakan. Serta sangat mudah menyerah ketika semua terasa mustahil untuk dikerjakan meskipun belum dicoba maksimal. Ciri-ciri lainnya yaitu selalu mengharap untuk dihargai atas sedikit usaha yang sudah dikerjakan. Selalu berkecil hati saat mendapatkan penolakan atau kegagalan yang membuat mereka sulit untuk berkembang.

Itulah beberapa penjelasan dari fixed mindset dan growth mindset, jika anda masih memiliki mindset tetap atau fixed mindset sebaiknya mulailah berubah ke growth mindset supaya bias berkembang lebih baik.

Penulis: Khansa Nur Azizah Amani, STEI SEBI Depok

Pos terkait