Meriahkan Hari Anak Nasional, Mahasiswa KKN-T IPB Bersama Kelurahan Pondok Cina Gelar Lomba Untuk SD/MI

Mahasiswa KKN-T IPB bersama Kelurahan Pondok Cina menyelenggarakan ‘Festival Hari Anak Pondok Cina Keren’ pada Rabu, 27 Juli 2022 di kantor Kelurahan Pondok Cina. Acara ini bertujuan memperingati hari anak dengan mengundang siswa-siswi dari sekolah dasar di Pondok Cina untuk mengikuti beberapa perlombaan.

“Kegiatan ini cukup membanggakan, karena pada saat hari anak nasional diadakan game-game seperti ini. Tadi juga sungguh luar biasa, Kakak Resha yang begitu menginspirasi anak-anak kita untuk lebih berwaspada. Terima kasih banyak, barangkali kita semua bergembira baik ibu guru maupun anak murid. Dan mungkin dari kami semua berharap dapat diadakan lagi kesempatan yang sama seperti ini dengan lebih banyak permainan dan perlombaan,” kata Bu Yenyen selaku guru SDN Pondok Cina 3.

Festival hari anak diawali dengan proses registrasi para peserta lomba dari tiap-tiap sekolah. Setelah registrasi, para peserta lomba selanjutnya dikumpulkan di aula yang ada di kantor kelurahan dan diajak berkenalan dengan para mahasiswa IPB yang bertugas di sana. Untuk mengisi waktu sebelum pembukaan, para peserta lomba-pun diminta membuat yel-yel untuk ditampilkan di depan peserta lomba yang lain. Setibanya Lurah Pondok Cina yaitu Bahrudin, S.E, acara dimulai dengan pemberian kata serta sambutan sekaligus disambung oleh Camat Beji yaitu Hendar Fradesa, S.E, yang membuka kegiatan secara resmi. Acara dilanjutkan dengan dongeng yang dibawakan oleh Kak Resha dengan tema ”Stop Kekerasan Seksual Pada Anak“. Para peserta lomba yang merupakan anak-anak diajarkan cara mengatakan ‘tidak’ pada perilaku-perilaku yang mengarah pada kekerasan seksual. Anak-anak terlihat sangat antusias dalam mengikuti dongeng yang dibawakan sambil diselingi nyanyian dan candaan tersebut. Setelah dongeng selesai, para peserta lomba diajak mendengarkan bakat-bakat muda di bidang tarik suara dari masing-masing perwakilan sekolah dalam perlombaan menyanyi.

Tempat perlombaan selanjutnya dipisah antara lomba cipta puisi, yang berlangsung di aula, dengan lomba berkelompok yang berlangsung di halaman depan gedung kelurahan. Peserta lomba cipta puisi diminta membuat puisi dalam selembar kertas selama satu jam. Sementara itu, lomba berkelompok terdiri dari lima lomba, yaitu tebak kata, tebak gaya, estafet sarung, teamwork game, dan estafet karet. Para peserta lomba diadu kecerdasan dan kecepatannya untuk memenangi setiap perlombaan yang diselenggarakan. Semangat para peserta dibakar oleh pembawa acara serta lagu-lagu yang disediakan panitia. Setelah semua perlombaan selesai, para peserta lomba kemudian dibawa kembali ke aula. Di sana, Ibu Lurah Pondok Cina memberikan kuis kecil-kecilan berhadiah bagi para peserta lomba yang dapat menjawab pertanyaannya. Kemudian, acara dilanjut dengan pengumuman pemenang dari setiap lomba. Pemenang lomba menyanyi dan cipta puisi dihadiahkan piala, sedangkan pemenang lomba berkelompok dihadiahi medali. Semua pemenang tidak lupa diberikan bingkisan hadiah dan sertifikat kepesertaan. Akhirnya, acara ditutup oleh Lurah Pondok Cina dan dokumentasi untuk semua peserta lomba dan panitia.

Penulis: Rizky Putra Kandi

Pos terkait