Air PAM di Panmas Tak Mengalir 3 Hari, Usaha Warga Terganggu

DEPOK POS – Warga di Kompleks Marinir, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, mengeluhkan air PAM yang mati selama tiga hari terakhir. Kondisi air yang tidak mengalir itu turut menganggu usaha yang dimiliki warga di wilayah tersebut.

Salah seorang warga bernama Santi yang tinggal di RT03/RW06 Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, mengatakan air PAM sudah kembali mengalir. Menurutnya, air itu baru mulai mengalir hari ini.

Bacaan Lainnya

“Baru nyala tadi pagi sekitar jam 7.00 WIB-an udah nyala sih tapi 3 hari kemarin mati, itu mati total nggak nyala sama sekali,” kata Santi saat ditemui di kediamannya, Jumat (15/7/2022).

Santi mengatakan dirinya harus membeli air isi ulang untuk mencukupi kebutuhan airnya saat PAM tidak mengalir. Dia menyebut air isi ulang itu digunakan untuk masak, mandi serta minum.

BACA JUGA:   Pemilihan RT Rasa Pilpres di RT 01/02 Abadijaya, Seperti Apa?

“Semua kita pakai isi ulang karena Kompleks Marinir ini sedikit yang pakai air tanah yang punya pompa tanah itu sedikit, ya udah mau nggak mau air isi ulang, mandi, masak semua pakai air isi ulang,” tuturnya.

Selain itu, dia mengaku usaha produksi minuman tradisionalnya yaitu berupa jamu juga turut terganggu. Santi tidak melakukan produksi jamu selama 3 hari ketika air PAM mati.

“Nggak nyuci terus ada usaha juga kan di rumah, jadi kita berhenti produksi yang paling parah sih itu, (usaha) jamu-jamuan gitu,” ujarnya.

“Air tuh penting banget soalnya, dari kita nggak nyuci baju tiga hari, kita berhenti produksi untuk usaha tiga hari,” tambahnya.

Dia mengatakan produksi usaha jamu miliknya baru mulai dilakukan hari ini. Dia menyebut produksi dilakukan kembali usai memastikan air yang mengalir layak untuk dikonsumsi.

BACA JUGA:   Kajian Muslimah Shalihah: Islam Tidak Sejalan dengan Ide Gender

“Hari ini sudah mulai (produksi), begitu tadi kita kuras kita cek udah normal ya udah kita mulai produksi,” ucapnya.

Sebelumnya, warga Kompleks Marinir lainnya, Ria Amanah (39), mengaku sempat mendapat pemberitahuan dari PDAM soal akan ada gangguan air bersih. Namun, pemberitahuan itu menyebut gangguan hanya selama 24 jam.

“Bukan hanya kebutuhan air sehari-hari yang terhambat, tetapi sebagai pemilik usaha rumah tangga di bidang kuliner, saya harus menunda orderan. Saya sampaikan ke pelanggan penundaan dua hari karena masalah air, tetapi ternyata sampai tiga hari air belum mengalir,” kata Ria, di Kompleks Marinir, Kamis (14/7) kemarin.

Ria mendapat informasi bahwa terjadi kerusakan pipa PDAM karena pembangunan underpass Jl Dewi Sartika. Beberapa wilayah disebut juga terdampak karena kerusakan pipa tersebut.

Senada, warga lain, Triasnani (50) mengeluhkan ketiadaan air bersih. Dia sedikit lega setelah diinformasikan ada mobil keliling untuk mengatasi sementara suplai air bersih pada Kamis ini.

BACA JUGA:   Pemilihan RT Rasa Pilpres di RT 01/02 Abadijaya, Seperti Apa?

“Aduh, saya sudah enggak keramas beberapa hari. Ini mumpung ada air keliling, jadi saya maksimalkan semua ember dan galon diisi,” ujar Trias.

Sebelumnya, warga di Kompleks Marinir Pancoranmas, Depok, Jawa Barat, mengeluhkan air PDAM yang tiga hari tidak mengalir di wilayahnya. PT Tirta Asasta Depok selaku perusahaan air minum Pemkot Depok mengatakan penyebab masalah itu adalah pipa bocor di Jl Dewi Sartika.

“Pipa terkena alat berat bore pile yang sedang melakukan proyek penggalian untuk keperluan pembangunan underpass. Kebocoran pipa tersebut membuat pasokan air bersih yang didistribusikan melalui pipa terbuang ke badan jalan. Pasokan ke konsumen pun terganggu,” kata Direktur Operasional PT Tirta Asasta Depok, Sudirman dilansir detikcom.

Sumber: detik.com

Pos terkait