Manajemen Proyek: Pengertian, Ruang Lingkup dan Proses

Manajemen Proyek: Pengertian, Ruang Lingkup dan Proses.

Manajemen proyek adalah suatu disiplin ilmu pada era tahun 1950-an

DEPOK POS – Manajemen proyek adalah suatu disiplin ilmu pada era tahun 1950-an, Amerika bangsa yang pertama kali menggunakan ilmu manajemen proyek. Henry Gantt dapat dikatakan bapak dari ilmu manajemen proyek, dan namanyapun menjadi metode yang digunakan, bernama “Gantt Chart”.
Perlu diingat bahwa mempelajari manajemen proyek itu tidak terlalu sulit, karena didalamnya terdapat hal-hal yang terbiasa dilakukan oleh manusia, hanya ditambah sedikit logika dan aturan yang khusus. Sedangkan proyek itu usaha yang harus dilakukan dari awal hingga akhit pada suatu kejadian, yang mempunyai batasan waktu-anggaran-sumber daya yang dibutuhi oleh pelanggan. Meski pada akhir tujuan adanya proyek adalah untuk memuaskan pelanggan.

Pengertian Manajemen Proyek

Pengertian manajemen proyek terdiri dari dua kata: manajemen dan proyek manajemen merupakan proses utuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan sebelumnya. Pengertian proyek menurut A Guide to the project management body of knowledge (2004), Proyek adalah usaha sementara yang dikerjakan untuk membuat produk dan layanan yang unik.
Proyek memiliki karakteristik yaitu:
1. Temporary
2. Hasil dari produk layanan yang unik
3. Pengembangan yang progesif Pengertian manajemen proyek

BACA JUGA:   Instagram sebagai Media Pemasaran yang Aktif

Ruang Lingkup Manajemen Proyek

Ruang lingkup adalah semua pekerjaan yang termasuk dalam penciptaan produk. manajemen ruang lingkup terjadi atau diperlukan pada tahap inisiasi, perencanaan dan pengendalian.
Proses utama proyek yang termasuk dalam manajemen ruang lingkup meliputi:
1. Initiation
2. Perencanaan ruang lingkup / Planning
3. Monitoring and controlling / Pengendalian.

Proses Manajemen Proyek

1. Project Initiation Project Initiation (project initiation)

Project Initiation Project Initiation (project initiation) adalah tahap awal (pertama kalinya) suatu proyek dimulai. Dalam artian memberikan gambaran global suatu proyek dalam bentuk defenisi proyek yang berisi ruang lingkup proyek, tujuan proyek, waktu pengerjaan proyek, biaya proyek dan informasi umum lainnya.

BACA JUGA:   Mengenal Dampak Krisis Global Terhadap Stunting serta Optimalisasi 1000 HPK sebagai Kunci Menuju Indonesia Bebas Stunting untuk Generasi Emas 2045

2.Project Planning

Perencanaan proyek secara umum berisi: tujuan dan ruang lingkup proyek (scope management), waktu pengerjaan atau jadwal proyek (time management), rencana anggaran biaya proyek (cost management), kualitas proyek (quality management), sumber daya proyek (resource management), manajemen risiko (risk management), perencanaan komunikasi (communication management), pengadaan (procurement management), serta integrasi (integration management).

3. Project Execution Project execution

Project Execution Project execution adalah tindak lanjut dari apa yang telah dituangkan dalam project management plan. Dengan tujuan Mengoordinasikan kinerja tim proyek dan juga mengoptimalkannya, serta pemanfaatan sumber daya non-personil. Merealisasikan perubahan perencanaan proyek yang telah disetujui.

BACA JUGA:   Bagaimana Pengaruh Kepribadian Audiens terhadap Penyampaian Pesan Bisnis

4. Project Controlling Project Controlling

Project Controlling Project controlling adalah pengontrolan terhadap kegiatan atau aktivitas-aktivitas suatu proyek. Mengontrol apakah langkah demi langkah dalam pelaksanaan kegiatan proyek tersebut sudah sesuai dengan yang telah ditentukan seperti pada project management plan yang telah dibuat.
Juga mengecek apakah kegiatan proyek yang dilaksanakan sudah sesuai dengan estimasi dan rencana awal, serta sesuai dengan target atau belum. Bila belum action atau tindakan apa yang harus dilakukan agar tujuan proyek bisa terpenuhi.

5. Project Closure

Project Closure merupakan akhir dari serangkaian kegiatan proyek. Pada intinya tahapan penutupan proyek (project closure) adalah memberikan laporan tentang hasil-hasil-hasil apa saja yang diperoleh dari suatu rangkaian aktivitas proyek yang telah dilaksanakan yang dituangkan dalam bentuk dokumen laporan. [Martia Nur Noviana]

Pos terkait