oleh

Whatsapp Bagikan Informasi Lewat Status, Ada apa?

Whatsapp membuat kaget masyarakat di Indonesia dengan membagikan informasi melalui status terkait pembaharuan dan fitur terbarunya. Namun dalam status-status berikutnya, WhatsApp menyatakan perhatiannya pada privasi user. Motif WhatsApp menggulirkan status pada para pengguna ini adalah untuk menenangkan mereka terkait aturan privasi baru yang belakangan jadi kontroversi.

Bahkan tagar #WhatsApp menduduki Trending Topic Twitter Indonesia dengan jumlah cuitan sebanyak lebih dari 22.000 tweet. Dalam Statusnya, WhatsApp menegaskan kembali perihal privasi dan keamanan pengguna.

“Satu hal yang tidak baru adalah komitmen kami pada privasi kalian. WhatsApp tidak bisa mendengar pembicaraan pribadi kalian karena mereka dienskripsi end to end,” papar WhatsApp.

Menanggapi Status ini, tak sedikit warganet yang menyangkutpautkannya dengan isu berbagi data WhatsApp dengan Facebook. Kebijakan baru itu telah membuat sejumlah pengguna bermigrasi menggunakan layanan lain yang serupa, seperti Signal dan Telegram.

Mereka pun berusaha membendungnya dengan beriklan di media massa sampai para bosnya turun gunung untuk memberi penjelasan. Mereka juga bertindak. Pada awalnya, implementasi kebijakan baru itu akan dilakukan pada tanggal 8 Februari, di mana user harus menyetujuinya atau tidak bisa lagi menggunakan WhatsApp. Namun kemudian, WhatsApp memutuskan menundanya selama 3 bulan sampai 15 Mei 2021.

Sebelum di Indonesia, update Status di WhatsApp ini juga meluncur di India, negara dengan pengguna WhatsApp terbesar di dunia. Dilaporkan juga telah menyambangi Afrika Selatan dan Pakistan. Bahasanya sama, bahwa WhatsApp sangat menjaga privasi para usernya.

Persyaratan layanan yang diperbarui melibatkan pengguna yang memberikan akses ke data WhatsApp dan bagaimana perusahaan memprosesnya. Aturan baru itu juga mencakup bagaimana bisnis dapat menggunakan layanan milik Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan WhatsApp.

Safira

Komentar

Berita lainnya