oleh

Reboisasi Menyelamatkan Hutan

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kayu terbesar di dunia. Hal ini terbukti dari hasil kayu yang sebagian besar diperoleh dari hutan tropis di pulau Kalimantan, Sumatera, dan Papua.

Karena hal itu indonesia pun memiliki banyak permintaan untuk kebutuhan kayu yang tinggi di dalam negeri dan luar negeri. Sehingga untuk memenuhi permintaan itu semua, banyak pihak yang melakukan penebangan ilegal secara besar-besaran tanpa melakukan penanaman pohon kembali (reboisasi).

Pemicu yang paling terbesar kerusakan hutan adalah dengan adanya kegiatan industri yang mengksplorasi kekayaan alam, serta alih fungsi lahan untuk perkebunan atau pertanian dan pembukaan lahan untuk pemukiman penduduk.

Beberapa kerusakan hutan yang dapat dipicu dari;

  • Kebakaran hutan, kejadian kebakaran hutan kebanyakan karena faktor kesengajaan
  • Illegal logging yaitu penebangan pohon dihutan yang dilakukan secara liar
  • Perambaan hutan yaitu menggunakan hutan untuk lahan baru bercocok tanam
  • Meledaknya populasi hama yang bisa terjadi rusaknya ekosistem akibat berkurangnya predator alami

Lalu apa saja dampak yang ditimbulkan akibat penebangan ilegal?

  • Banjir bandang akibat tak ada pohon yang menahan air dan tanah
  • Kekeringan/berkurangnya mata air karena tak ada pohon yang menahan mata air dan tanah
  • Terjadinya erosi tanah akibat tak ada pohon yang menahan tanah
  • Terjadinya longsor dan banjir
  • Hilangnya berbagai spesies flora dan fauna
  • Perubahan iklim akibat pemanasan global
  • Rusaknya ekosistem darat dan air
  • Kerugian ekonomi yang terdampak bencana
  • Mempengaruhi kualitas hidup masyarakat ke depannya

Lalu bagaimana upaya-upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah atau mengembalikan ekosistem alam?

Banyak hal yang bisa kita lakukan untuk menyelamatkan alam di bumi, salah satunya seperti melakukan reboisasi di dilahan hutan konservasi, hutan lindung, hutan produksi yang telah rusak atau sudah tidak produktif, Penanaman diluar lahan hutan seperti dilahan yang kritis tanaman, lahan rawan bencana atau lahan kosong, dan halaman rumah ataupun di pot tanaman.

Kemudian melakukan kesadaran di dalam diri dan menularkannya kepada orang lain seperti menerapkan gaya hidup go green, memperkaya pengetahuan tentang pohon atau kondisi alam, mengedukasi pengetahuan tersebut kepada keluarga dan orang orang terdekat, mengikuti kegiatan-kegiatan untuk perbaikan alam dan yang terpenting adalah keberanian untuk berkontribusi aksi mencegah pihak-pihak yang akan melakukan kerusakan alam.

Walaupun dengan melakukan reboisasi tidak akan benar-benar memperbaiki kerusakan dan kepunahan ekosistem yang telah terjadi di alam, namun hal itu mampu untuk mengembalikan fungsi ekosistem alam  seperti menyimpan karbon, mengurangi karbondioksida yang ada di udara dan tersedianya mata air dan cadangan air tanah, serta kembalinya satwa ke habitatnya.

Banyak cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah kerusakan alam, bahkan dalam hal sepele pun kita bisa peduli akan pentingnya kelestarian alam. Maka mulai sekarang kita harus memupuk diri sendiri dengan pentingnya melestrarikan lingkungan. (Affan Fuhaid)

Komentar

Berita lainnya