oleh

Lakukan Cara Ini Jika Menghafal Al-Quran Terasa Sulit

Al-Quran adalah firman Allah SWT yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai kitab suci bagi agama islam. Dalam mengamalkan Al-Quran salah satunya yaitu dengan menghafal ayat-ayat Al-Quran, namun bagi sebagian orang menghafal adalah bagian tersulit karena perlu kekonsistenan dalam menghapal.

Oleh sebab tersebut, berikut ini adalah tahapan untuk menghapal Al-Quran :

  • Pertama lakukanlah segala sesuatu dengan niat, karena dengan niat kita akan fokus dengan apa yang ingin kita capai. Oleh karena itu menghafal pun akan dilakukan dengan sungguh-sungguh.

 

  • Kedua sebelum menghafal pastikan bersama guru mengaji kita jika bacaan kita sudah lancar dan benar dalam membaca Al-Quran, jika belum berlatihlah terlebih dahulu bersama guru mengaji dengan memperhatikan huruf, panjang pendeknya dan tajwid. Karena jika kita tetap melanjutkan menghapal tanpa melancarkan bacaan akan sulit dirubah jika ayat sudah hapal.

 

  • Ketiga setelah bacaan sudah benar, lakukan latihan pembiasaan dengan terus membaca surat yang akan dihapal. Lakukan kebiasaan tersebut sampai benar-benar lancar dan tidak ada kesalahan bacaan. Dengan begitu setiap waktu tanpa kita sadari kita telah mengakrabkan diri dengan Al-Quran.

 

  • Keempat mulailah menghapal ayat minimal 2-4 ayat sehari jika dirasa ayat itu pendek-pendek, dan tetep lakukan pembiasaan membaca Al-Quran seperti biasa. Lalu lakukan menghapal dengan tahapan perkata ataupun per ayat dalam sehari dan lalukan metode ini berulang-ulang kali sampai dirasa sudah benar dan lancar. Lakukan kebiasaan menghapal ini disaat waktu senggang seperti sedang dalam perjalanan ataupun disaat sesudah shalat wajib maupun sunnah. Akan lebih bagus bila dilakukan dini hari saat menjelang dan sesudah waktu shalat subuh, maupun saat sesudah waktu shalat maghrib. Karena di waktu tersebut adalah yang paling tenang untuk menghapal karena akan sangat sulit menghapal jika di tengah-tengah kesibukan.

 

  • Kelima jika sudah ada sebagian yang sudah hapal, namun jangan lupa untuk membaca terjemahannya karena dengan membaca terjemahan kita mengetahui arti dari surat yang kita baca, dan cari juga tafsir dari ayat tersebut agar mengetahui maknanya.

 

  • Keenam gunakanlah satu mushaf Al-Quran saja karena jika diganti-ganti akan merubah ingatan ayat yang sudah hapal, karena akan terasa berbeda seperti model tulisan, tata letak ayat, halaman, dan penanda tajwid jika diganti-ganti Mushaf Al-quran.

 

  • Ketujuh jika sudah hapal gunakanlah surat tersebut untuk bacaan shalat wajib dan sunnah.

 

  • Kedelapan untuk mempertahankan ingatan dan benar atu tidaknya bacaan surat tersebut, lakukanlah muroja’ah bersama guru, teman, dan keluarga. Atau bisa juga dengan mendengarkan rekaman surat yang dihapal dengan rekaman dari hafidz Al-Quran. Agar kita bisa semakin hapal dan menyamakan bacaannya jika terjadi kesalahan.

Mungkin masing-masing orang memiliki metodenya tersendiri dalam menghapal Al-Quran selagi cara itu benar dan cocok dengan diri sendiri. Namun perlu kita pahami untuk menggerakan dan memantik api semangat masyarakat dalam membaca dan menghafal Al-Quran adalah sesuatu yang sangat luar biasa di tengah-tengah era globalisasi yang bisa membuat umat muslim jauh dari Al-Quran.

Untuk itu perlu adanya kesadaran dalam diri umat muslim tentang pentingnya Al-Quran di setiap sendi-sendi kehidupan. Al-Quran sebagai kitab yang suci dan rujukan umat islam, oleh karena itu untuk menjaganya kita harus mendidik para generasi selanjutnya untuk terus membaca dan menghapal Mushaf Al-Quran. (Affan Fuhaid)