oleh

Jokowi Tegaskan Kepada Seluruh Jajarannya untuk Mengawal Penyaluran Bansos

Presiden Joko Widodo memberi arahan kepada seluruh jajarannya untuk terus mengawal proses penyaluran bantuan sosial (bansos) agar cepat, tepat sasaran serta mencegah terjadinya pemotongan dana atau korupsi.

“Saya arahkan kepada Menteri, Gubernur agar mengawal proses penyaluran bansos, agar tepat sasaran, bisa cepat dan tidak ada potongan-potongan apapun,” tegasnya dalam acara Peluncuran Bantuan Tunai Se-Indonesia Tahun 2021 di Istana Negara, dikutip melalui kanal Sekertariat Presiden, Selasa (5/1/2021).

BACA JUGA:  Menperin Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen Tahun 2021

Jokowi juga berpesan kepada penerima bansos agar menggunakan bantuan dengan bijak sesuai arahan Kementrian Sosial.

“Digunakan dengan baik, terutama bapak-bapak, jangan untuk ngerokok. Belikan Kebutuhan Pokok agar mengurangi beban keluarga saat pandemi. Jadi, utamakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” pesannya.

Lebih lanjut, Presiden menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan anggaran sebanyak 110 triliun rupiah untuk program bantuan sosial yang akan disalurkan kepada 34 provinsi di Indonesia.

BACA JUGA:  Awal Tahun, ACT Kembali Aktivasi Humanity Care Line

“Tahun 2021 ini, penyaluran bantuan sosial akan terus kita lanjutkan. Bantuan ini kita mulai hari ini, disalurkan kepada 34 provinsi,” pungkasnya.

Dalam peluncurannya, terdapat 3 jenis Program Bantuan, yaitu Program Sosial Tunai, Program Keluarga Harapan dan Program Sembako.

Jokowi menjelaskan, Program Sosial Tunai akan disalurkan selama empat bulan, yaitu pada bulan Januari hingga April 2021 dengan nilai 300 ribu rupiah per bulan.

Selanjutnya, Program Keluarga Harapan akan disalurkan dalam beberapa tahap melalui bank-bank milik Negara.

BACA JUGA:  Menperin Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen Tahun 2021

Sementara Program Sembako senilai 200 ribu rupiah per keluarga akan disalurkan dari bulan Januari hingga Desember 2021.

Dalam acara tersebut Kepala Negara didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri BUMN Erick Tohir, serta para gubernur dan perwakilan penerima bansos dari seluruh Indonesia yang terhubung secara virutal. (Farhan Ar’Rayyan)

Komentar

Berita lainnya