oleh

Istiqamah dalam Berhijrah

Oleh: Ayyuhanna Widowati, S. E. I., Anggota Komunitas Muslimah Menulis Depok

Terkadang ketika kita ingin hijrah, kita pikir hijrah itu sesuatu yang sulit. Padahal, hijrah itu tidak sulit, jika kita tahu bagaimana cara melakukannya. Yang lebih sulit dari hijrah adalah istiqamah dalam hijrah. Banyak yang tanya bagaimana sih agar bisa istiqamah dalam hijrah?

Ada tiga hal yang menyebabkan kita istiqamah dalam berhijrah, yaitu: Pertama, akidah. Akidah jawaban dari pertanyaan ‘why’. Mengapa kita berhijrah atau berislam? Pertanyaan ‘why’ ini akan memberikan alasan yang kuat. Alasan itulah yang memberikan semangat dan kekuatan seseorang untuk berjalan di jalan yang dia pilih. Dalam hijrah jawaban ‘why’ ini adalah akidah kita, yaitu dari mana asal kita? Untuk apa hidup di dunia? Dan akan ke mana setelah kita mati?

BACA JUGA:  Darurat Guru, Kok Bisa?

Sahabat, bukankah kita melakukan hijrah hanya karena Allah? bukankah Allah yang sudah terbuktikan kebenarannya? Bukankah setiap makhluk akan kembali kepada Allah ketika mati? Setelah mati Allah akan bangkitkan di akhirat kelak. Karena itulah di dunia yang sementara ini, dalam melakukan suatu perbuatan harus sesuai dengan perintah Allah apapun perintah itu. Tergambar bagaimana negara yang mempunyai kekuatan dan kekuasaan ini menerapkan aturan sesuai Al-Qur’an dan As-Sunnah lalu negara ini menyemangati seluruh rakyatnya untuk bisa taat kepada Allah SWT.

Kedua, syariat. Syariat ini adalah aturan Islam yang diterapkan dan memaksa seseorang agar tidak bermaksiat. Ibarat aturan dalam kantor masuk jam 07.00 pagi, pulang jam 17.00, jika terlambat datang kantor kita akan diberi sanksi dan ketika masuk kantor tepat waktu kita akan mendapat reward. Adanya reward ini dapat memberikan semangat untuk berbuat kebaikan dan meninggalkan keburukan, maka bayangkan bagaimana jadinya bila negara yang menerapkan ketaatan kepada Allah.

BACA JUGA:  Manusia Paradoks, Kaya Hartanya Miskin Jiwanya

Tentu kondisi ini memudahkan keistiqamahan kita dalam berhijrah, sebagaimana yang telah diwujudkan oleh Rasulullah SAW bersama para sahabatnya, negara yang menerapkan Islam berlanjut sampai khalifah-khalifah berikutnya.

Perlu disadari penyebab utama mengapa begitu sulit untuk istiqamah dalam hijrah karena kondisi masyarakat dan negara yang tidak kondusif, aurat di mana-mana, sarana maksiat terbuka lebar dan dibalut indah atas nama kebebasan. Itulah hasil penerapan sistem kapitalis sekuler yang telah berkuasa saat ini. Betapa banyak peluang dosa jika negara yang menerapkan aturan yang rusak, ngeri banget kan?

BACA JUGA:  Literasi Amal, Siapa Follower Sejati Anda?

Ketiga, ukhuwah. Yang menguatkan keistiqamahan kita adalah ukhuwah, yaitu teman-teman yang membersamai kita, merekalah yang menguatkan kita di jalan ketakwaan. Mengajak teman-teman untuk mengikuti kajian-kajian, selama pandemi bisa dengan mengikuti kajian online, dengan adanya teman yang saling menguatkan maka sangat kecil kita akan futur. Saling menasihati dalam kebaikan.

Demikianlah hal-hal yang dapat menguatkan keistiqamahan. Semoga kita senantiasa istiqamah dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah, aamiin. []

Komentar

Berita lainnya