oleh

Dokter Muslim Asal Amerika Bebaskan Biaya 200 Pasien Kanker

PINE BLUFF – Dokter Muslim Asal Amerika, Omar Atiq memutuskan untuk menghapus biaya pengobatan 200 pasien kanker pada Malam Tahun Baru lalu sebesar $650.000 (sekitar 9 miliar rupiah) setelah menyadari banyak dari mereka tidak dapat membayar tagihan.

“Seiring waktu, saya menyadari bahwa ada orang yang tidak mampu membayar, Jadi istri saya dan saya memikirkannya dan berusaha untuk menghapus semua hutang.” kata Omar, mengutip dari About Islam. (04/01/2021).

Omar merupakan dokter ahli onkologi yang mendirikan Klinik Kanker Arkansas di Pine Bluff pada tahun 1991. Klinik tersebut mengirimkan ucapan selamat hari raya yang sangat istimewa kepada pasiennya pada hari Senin ini.

BACA JUGA:  Awal Tahun, ACT Kembali Aktivasi Humanity Care Line

“Saya harap catatan ini menemukan Anda dengan baik. Klinik Kanker Arkansas dengan bangga melayani Anda sebagai pasien. Meskipun berbagai asuransi kesehatan membayar sebagian besar tagihan untuk sebagian besar pasien, bahkan deductible dan pembayaran bersama dapat memberatkan. Sayangnya, itulah cara kerja sistem perawatan kesehatan kita saat ini. Klinik Kanker Arkansas menutup praktiknya setelah lebih dari 29 tahun mengabdi kepada masyarakat. Klinik telah memutuskan untuk melepaskan semua saldo terhutang ke klinik oleh pasiennya. Selamat berlibur.” Isi surat ucapan tersebut.

BACA JUGA:  Awal Tahun, ACT Kembali Aktivasi Humanity Care Line

Profesor di Universitas Arkansas Ilmu Kedokteran itu mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan tahun yang penuh tantangan. Ia berharap bantuan ini akan membawa harapan untuk tahun baru 2021 yang lebih cerah.

“Sakit itu sulit, menderita kanker lebih sulit, dan kanker dalam pandemi ini sangat menghancurkan,” Ujar Omar.

Omar mengaku hanya dokter dan manusia biasa yang kebetulan berada dilingkungan tersebut. Ia senang dapat membantu pasiennya secara finansial.

BACA JUGA:  Awal Tahun, ACT Kembali Aktivasi Humanity Care Line

“Saya mencintai mereka, saya peduli untuk mereka, dan saya senang saya dapat melakukan sedikit hal saat ini untuk mereka,” pungkas Omar.

Menurutnya ini adalah salah satu rukun Islam, yaitu zakat atau sedekah yang merupakan kewajiban agama bagi seluruh umat Islam yang memenuhi kriteria mampu. Ini adalah sumbangan amal wajib, hak orang miskin untuk mendapatkan bantuan dari orang yang lebih mampu.

“Selain zakat wajib, Syariah Islam juga mendorong pemberian dalam bentuk amal opsional, yang disebut sedekah.” tutupnya. (Farhan Ar’Rayyan)

Komentar

Berita lainnya