oleh

Penyakit Itu Bernama Malas

Setiap manusia dalam menjalani aktivitas kehidupan pasti ada masa semangatnya dan ada masa malasnya. Saat penyakit ini muncul biasanya seseorang akan kurang bergairah mengerjakan sesuatu bahkan sampai pada titik tidak ingin mengerjakan perkerjaan tersebut. Terlebih pada masa-masa pandemi seperti ini yang mana segala aktivitas di rumahkan. Meskipun dirumahkan, banyak sekolah atau perusahaan memberikan tugas yang banyak kepada murid atau karyawannya. Jika rasa malas muncul, tentu itu akan sangat mengganggu kita dan menyebabkan tugas yang banyak tersebut semakin menggunung. Yang lebih parah lagi, bukan hanya malas mengerjakan tugas tetapi juga malas mengerjakan ibadah. Lantas bagaimana solusi islam dalam mengatasi kemalasan? Mari kita kupas kiat-kiatnya.

1. Berdoa dengan doa yang Nabi Shalallahu alaihi wassalam ajarkan

Berdoa adalah senjata orang mukmin, jika kita bersungguh-sungguh dalam doa ini akan sangat membantu kita melawan rasa malas.

Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membaca do’a:

Allahumma inni a’udzu bika minal ‘ajzi, wal kasali, wal jubni, wal haromi, wal bukhl. Wa a’udzu bika min ‘adzabil qobri wa min fitnatil mahyaa wal mamaat.

“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.” (HR. Bukhari no. 6367 dan Muslim no. 2706)

2. Melawan hawa nafsu dan godaan setan

Nafsu manusia condong kepada keburukan, ditambah lagi rasa malas yang datang dari setan, baik itu malas ibadah maupun aktivitas lainnya. Hal tersebut disebutkan dalam sebuah Hadist bahwa rasa malas timbul dari setan. Cara melawannya adalah dengan menyelisihi keinginan hawa nafsu dan setan, jika setan sudah kalah, rasa malaspun akan hilang.

3. Belajar

Mengapa belajar? Karena dengan seseorang belajar ia akan paham tentang keburukan yang ditimbulkan rasa malas dan ia akan menghindarinya. Dengan seseorang belajar ia akan paham tentang pentingnya menjaga waktu daripada menghabiskan waktu dengan malas-malasan. Dengan ilmu akan menuntun seseorang kepada kebaikan. Maka belajar itu sangat penting menghilangkan rasa malas, terlebih belajar ilmu agama.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakukan ketika rasa malas muncul. Semoga Allah beri kita kekuatan untuk mengamalkannya dan mengangkat penyakit malas dalam diri kita. Wallohu A’lam bishowab. (Farhan Ar’Rayyan)

Komentar

Berita lainnya