oleh

Masuk Kas Daerah, BKD Depok Sewakan Tujuh Bidang Tanah untuk Sarana Pendidikan

DEPOK – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok menyewakan aset miliknya untuk menunjang sarana pendidikan. Aset tersebut berupa tujuh bidang tanah, dengan total luas 17.978,97 meter persegi (m2).

“Ya, tahun 2020 ini kami sewakan tujuh bidang tanah kepada pihak ketiga. Tanah tersebut disewakan untuk menunjang sarana pendidikan,” ujar Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana, di ruang kerjanya, Rabu (23/12/20).

BACA JUGA:  Perolehan PBB Kota Depok Tahun 2020 Lampaui Target

Adapun, lanjutnya, tujuh bidang tanah tersebut tersebar di enam kelurahan. Yaitu Kelurahan Jatijajar seluas 2.098 m2 dan 147 m2, Depok 1.615 m2, dan Pengasinan 465 m2.

“Kemudian Harjamukti 12.439,97 m2, Mekarjaya 858 m2, serta Beji 356 m2,” jelasnya.

Terkait tarif sewa, Nina menjelaskan, hal tersebut sudah diatur sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 8 Tahun 2011. Tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah.

BACA JUGA:  Dinkes Depok Kembali Peringatkan Masyarakat Disiplin Prokes

“Tarif sewa tanah untuk sarana pendidikan sesuai yang disewakan tahun ini yaitu sebesar 0,5 % x Luas Tanah x NJOP tanah per tahun,” terangnya.

Dikatakannya, pada tahun 2019, penerimaan hasil sewa dari tujuh bidang tanah tersebut sebesar Rp 375.535.225. Sedangkan di 2020 sebesar Rp 518.076.495.

“Uang hasil sewa aset tanah ini, akan langsung masuk ke kas daerah melalui Bank BJB yang ada di depan kantor BKD. Mudah-mudahan tahun depan, sewa ini masih berlanjut, karena hasilnya juga untuk pembangunan di Kota Depok,” tutupnya. []

Komentar

Berita lainnya