oleh

Libur Tahun Baru, KAI Optimalkan Layanan Tiket Online

BANDUNG – Dalam rangka mendukung pelaksanaan program pemerintah guna mencegah dan menghindari timbulnya cluster baru penyebaran Covid-19, mulai 1 Januari 2021 pelayanan reservasi tiket Kereta Api dilakukan melalui aplikasi KAI Access, website: kai.id, Contact Center 121 dan kanal pemesanan resmi lainnya.

Manager Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, Kuswardoyo mengatakan, penjualan tiket di stasiun besar dan stasiun keberangkatan penumpang yang terdapat petugas loket tetap melayani penjualan secara langsung (Go-Show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan (apabila tempat duduk masih tersedia), kecuali 8 Stasiun yang tidak lagi melayani penjualan tiket secara langsung.

“8 stasiun yang tidak lagi melayani pembelian tiket KA Lokal secara Go-Show antara lain: Stasiun Cibungur; Ciganea; Sukatani; Cikadongdong; Sasaksaat; Cilame; Nagreg; dan Karangsari,” ucap Kuswardoyo, di Kantor Daops 2 Bandung, Rabu (16/12/2020).

Menurut Kuswardoyo, para pengguna KA Jarak Jauh maupun KA Lokal dapat melakukan pemesanan tiket KA melalui aplikasi KAI Access dimana untuk pemesanan tiket KA Jarak Jauh dapat dilakukan mulai H-30 sebelum keberangkatan sedangkan untuk pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan mulai H-7 sampai 15 menit sebelum perjalanan.

“Pelayanan tiket secara online merupakan salah satu bentuk keikutsertaan PT KAI dalam menjalankan program pemerintah dan mendukung pencegahan penyebaran Covid-19 dengan meniadakan kontak fisik secara langsung antara pengguna jasa dengan petugas loket dan menghindari terjadinya kerumunan antrian di loket stasiun, sehingga pysical distancing tetap terjaga,” tuturnya.

Kuswardoyo menyampaikan, sampai saat ini PT KAI tetap berkomitmen menjual tiket KA Jarak Jauh dan lokal hanya 70 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan agar physical distancing di atas KA tetap terjaga.

“PT KAI juga tetap menerapkan aturan bagi pelanggan KA Jarak Jauh atau jarak dekat dengan tetap diharuskan dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang atau jaket,” ujarnya.

Selain mendukung pelaksanaan program pemerintah dalam mencegah dan menghindari timbulnya cluster baru penyebaran Covid-19, pelayanan reservasi tiket kereta dilakukan melalui aplikasi online juga sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan No. 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Tranportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid -19), pada bagian kedua perihal Pengendalian Transportasi Penumpang, pada Pasal 5 Ayat 3 Sub a berbunyi : (3) Operator sarana transportasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b harus memenuhi ketentuan: Menjual tiket secara daring (online) serta menjamin penerapan jaga jarak fisik (physical distancing). []