oleh

Dinkes Depok Evaluasi Penanganan HIV/AIDS

DEPOK – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok menggelar rapat koordinasi penanganan HIV/AIDS. Kegiatan yang digelar bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Depok ini diikuti Perangkat Daerah (PD) terkait.

“Kegiatan tadi itu semacam evaluasi kegiatan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Depok selama tahun 2020,” kata Kepala Dinkes Depok, Novarita kepada wartawan, di Balai Kota, Kamis (10/12/20).

BACA JUGA:  Diskarpus Depok Prioritaskan Pengadaan E-Book di 2022

Novarita menambahkan, terdapat delapan kelompok yang berisiko tinggi terserang virus HIV/AIDS. Di antaranya penderita TBC, pekerja seks, pengguna napza jarum suntik (penasun), LSL (lelaki yang berhubungan seksual dengan lelaki lain), dan transgender (waria).

Dikatakannya, upaya untuk mencegah penularan HIV/AIDS selama ini yaitu dengan melakukan pemeriksaan (diagnosa) terhadap kedelapan kelompok tersebut. Pemeriksaan ini sebagai bentuk pengendalian HIV/AIDS agar tercipta zero kasus infeksi HIV dan angka kematian.

BACA JUGA:  Gratis! Ini Cara Ubah Data KTP Elektronik di Disducapil Depok

“Adapun jumlah ibu hamil di tes HIV sampai dengan Oktober 2020 sebanyak 8.512 orang, dari target sasaran 48.900 ibu hamil. Atau sudah 17,4 persen,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPA Kota Depok, Khaerudin memaparkan program-program yang dilakukan selama 2020. Berbagai tanggapan dan masukan dari PD, akan didiskusikan lebih lanjut.

“Misalkan meningkatkan perhatian dan penanganan bagi ibu hamil, dengan rumah sakit, Puskesmas. Selain itu, kita juga akan bekerjasama dengan seluruh Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Depok untuk mengadakan edukasi bagi calon pengantin,” tutupnya. []

Komentar

Berita lainnya