oleh

Toxic Friends

Oleh: Halimatu Sadiah, Politeknik Negeri Jakarta

Kata toxic merupakan kata yang sudah tidak asing lagi ditelinga kita, khususnya generasi milenial saat ini.Kata toxic ini ternyata berasal dari bahasa Inggris, artinya racun. Kita tahu bahwa racun itu berbahaya. Toxic ini akan mengakibat diri kita menjadi insecure, tidak percaya diri, memandang diri negatif, merasa kesepian, dan lain sebagainya. Dapat kita simpulkan dari definisi diatas bahwa toxic friends adalah teman-teman yang akan membahayakan diri kita, baik sengaja atau tidak sengaja, baik disadari atau tidak disadari.

Ciri-ciri toxic friends atau teman toxic ini sangatlah banyak, berikut beberapa ciri-ciri pertemanan toxic Hobi ngomentarin orang lain:Senang merendahkan orang lain, tidak suka melihat kebahagiaan orang lain, tidak mampu meminta maaf dan tidak ingin disalahkan, serta tidak menghargai privasi oranglain.

BACA JUGA:  Kaum Matik, Ingin Besar Lupakan hal Kecil

Dalam Islam teman toxic ini sangatlah tidak benar, karena toxic didalam islam diartikan sebagai teman-teman yang mengajak kedalam keburukan atau kemaksiatan yang akan mengundang murka Allah SWT.

Penyebab dari pertemanan toxic ini tidak hanya dari faktor individu sendiri, tetapi faktor sistem pula menjadi penyebab adanya pertemanan toxic. Ketika suatu kaum berada dalam sistem sekuler, yang jelas telah memisahkan antara agama dan kehidupan. Maindset orang-orangnya akan mengikuti bagaimana pengaturan negaranya.

Selain itu, ketika sistem sekuler ini yang menstandarkan segala hal dengan materi, maka kaum dalam sistem tersebut akan berfikir sama. Lingkungan yang berpatok pada kehidupan duniawi, mau tidak mau masyarakatnya pun akan megikuti arus tersebut, sebab sistem akan menjadi panutan bagi penganutnya.

BACA JUGA:  Pengangguran dan Penciptaan Wirausaha Baru

Selanjutnya bagaimanakah caranya agar terhindar dari pertemanan yang toxic ini?. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menghindari pertemanan yang toxic, salah satunya dibutuhkan lingkungan yang sehat. Lingkungan sehat yang dimaksud di sini adalah lingkungan Islam, lingkungan yang memiliki pengaturan menyeluruh dalam kehidupan. Disinilah Islam memiliki peran penting dalam berkehidupan. Islam memiliki solusi untuk kemaslahatan umat, salah satunya mengatur pergaulan dan sosialisasi masyarakat. Seperti dalam Q.S. Al-Imran ayat 159 tentang larangan bersikap keras terhadap sesama muslim:

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” (Q.S. Al-Imran ayat 159).

BACA JUGA:  Literasi Senyuman

Kemudian bagaimana caranya membentung masyarakat yang Islam? ada 2 cara yang mampu dilakukan untuk membangun masyarakat yang Islam, yaitu melalui individu itu sendiri dan sistem. Melalui inividu contohnya mengkaji Islam secara menyeluruh, sedangkan melalui sistem itu dengan menerapkan aturan Islam secara menyeluruh (kaffah).

Tanpa sistem, usaha inividu saja akan sulit untuk membangun masyarakat yang Islam. sistem sangatlah penting dalam berkehidupan. Sistem akan menjadi patokan masyarakat dalam menentukan perilaku masyarakat. Ketika masyarakat berada dalam sistem yang rusak maka perilaku masyarakatnya pula akan rusak begitu pula sebaliknya.

Komentar

Berita lainnya